Selasa, 19 Feb 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Duh, Puncak Menara Masjid Al Aqsha Miring

14 Januari 2019, 14: 30: 07 WIB | editor : Perdana

DITERPA ANGIN: Menara Masjid Al Aqsha Klaten yang mengalami kemiringan ke arah timur, diduga akibat angin kencang yang terjadi Jumat (11/1). Inset puncak menara masjid yang miring.

DITERPA ANGIN: Menara Masjid Al Aqsha Klaten yang mengalami kemiringan ke arah timur, diduga akibat angin kencang yang terjadi Jumat (11/1). Inset puncak menara masjid yang miring. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Menara Masjid Al Aqsha Klaten mendadak viral di media sosial (medsos). Gara-garanya, bagian puncak menara miring dan condong ke arah timur. Padahal bangunan menara tersebut tergolong baru. Diduga, miringnya bagian puncak berlafadzkan Allah ini karena angin disertai hujan deras yang melanda Jumat (11/1) sore. 

Dari pantauan Jawa Pos Radar Solo, Sabtu (12/1) pagi, tampak bagian puncak menara yang menyerupai tembaga berwarna kuning setinggi sekitar 1 meter miring. Sementara itu di sisi lain masih adanya pengerjaan pembangunan menara. Belum dibuka untuk umum.

”Sebenarnya kemiringan puncak menara masjid sudah terjadi satu bulan belakangan ini. Tapi tidak terlalu terlihat miring seperti ini, hanya sedikit saja,” kata salah seorang pengunjung Masjid Al Aqsha Klaten, Bagyono, 63.

Bagyono sejatinya sudah mengetahui perihal miringnya puncak menara masjid dari medsos. Bahkan sejumlah warga sekitar masjid juga memperbincangkan hal itu. Namun, Bagyono sendiri kurang mengetahui penyebabnya.

”Saya dan teman-teman sering duduk bersantai di halaman masjid. Awalnya juga kaget ketika mengamati puncak menara, kok miring. Tapi kondisinya dulu belum semiring saat ini,” beber warga Kampung Ngingas, Kelurahan Bareng Lor, Kecamatan Klaten Utara ini.

Warga berharap segera ada upaya perbaikan. Karena dikhawatirkan puncak menara jatuh dan membahayakan pengunjung saja. Apalagi belakangan ini kawasan Klaten sering dilanda angin ribut. 

Sumber tepercaya dari sekretariatan Masjid Al Aqsha Klaten membenarkan hal tersebut. ”Saya pertama kali diberi tahu pihak Polsek Klaten Utara. Soalnya saat kejadian sudah pulang ke rumah. Kaget juga, kok bisa miring,” beber sumber yang enggan disebut namanya tersebut.

Kondisi tersebut juga sudah dilaporkan ke Ketua Takmir Masjid Al Aqsha Klaten, Mustari, untuk segera ditindaklanjuti. ”Lewat laporan itu bisa diteruskan ke pihak yang berwenang maupun pelaksana proyek menara masjid. Karena menara bukan bagian dari kewenangan kami. Itu di luar pengelolaan sekretariatan,” ujarnya.

Sementara itu, Mustari saat dikonfirmasi menegaskan, takmir tidak terlibat pengerjaan menara yang puncaknya mengalami kemiringan. ”Maaf, kalau kaitan pembangunan menara, takmir tidak terlibat,” jawabnya melalui pesan elektronik.

Sebagai informasi, pembangunan menara masjid sempat mangkrak pada 2017 lalu. Lalu pada 2018 Pemkab Klaten kembali menggelontorlan anggaran hingga Rp 3,9 miliar. Untuk menyelesaikan menara masjid setinggi 35 meter tersebut. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia