Kamis, 20 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

E-Commerce Ancam Konter Handphone

14 Januari 2019, 16: 59: 36 WIB | editor : Perdana

BERTAHAN: Konter handphone di Singosaren Plaza.

BERTAHAN: Konter handphone di Singosaren Plaza. (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

SOLO – Harus diakui, cukup banyak konter handphone (HP) yang mulai gulung tikar. Tak kuat menghadapi serbuan bisnis e-commerce. Seperti dialami sejumlah pemilik konter di Singosaren Plaza.

Ketua Paguyuban Pelaku Bisinis Pasar Singosaren (Paku Baris), Puguh Ratyanto mengakui ada penurunan penjualan di 2018. Hal ini dikarenakan semakin tingginya transaksi masyarakat yang melalui e-commerce.

”Banyak yang pilih beli barang via online melalu market place seperti Bukalapak, Shopee, Lazada, dan sebagainya. Inilah penyebab turunnya penjualan pedagang di Singosaren,” kata Puguh kepada Jawa Pos Radar Solo, Minggu (13/1).

Meningkatkan jumlah kunjungan dan penjualan, berbagai upaya dilakukan. Termasuk bagi-bagi doorprize. Dananya dari hasil iuran para pedagang. ”Kami undi kupon banjir hadiah sebulan sekali. Hadianya khusus bagi pengunjung. Pedagang tidak boleh ikut,” bebernya.

Seret di 2018, para pedagang optimistis bakal ada titik cerah di 2019. Mereka berharap penjualan handphone tahun ini kembali mengeliat. Terkait merek HP terlaris, Puguh menyebut ada lima brand. Yakni Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dab Azus Zenfone.

”Samsung masih teratas karena brand lama yang menyediakan varian harga dari low-end hingga high-end. Kelima brand ini memiliki kenggulan masing-masing. Untuk berswafoto ada Oppo dan Vivo. Namun untuk para gamers biasanya membidik Xiaomi dan Azus Zenfone. Pembeli di Singosaren mayoritas cari di harga Rp 1,5-3 jutaan,” ujarnya.

Muhammad Hafidz, owner konter Adinasa Celullar mengaku brand Samsung paling diburu. ”Kalau untuk perbandingan penjualan ponsel Samsung dengan merek lain ya 5:1. Bahkan kini banyak produk Samsung yang turun harga ” urainya. (mg7/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia