Kamis, 20 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

GET Indonesia Siap Berkompetisi Di Bisnis Jasa Transportasi Online

14 Januari 2019, 21: 09: 53 WIB | editor : Perdana

GET Indonesia Siap Berkompetisi Di Bisnis Jasa Transportasi Online

SOLO-Era moderenisasi macam ini membuat siapa saja berlomba-lomba dan terus berinovasi untuk menggaet perhatian publik. Itulah yang coba dilakukan GET Indonesia di awal tahun 2019. Perusahaan penyedia layanan transportasi ini siap meramaikan persaingan dalam negeri. 

Direktur Utama PT Get Indonesia Persada,  Iwan Setiabudi mengatakan, kehadiran timnya akan memberikan warna dan alternatif dalam jasa transportasi online di dalam negeri. Setidaknya sudah ada 115 mitra agen yang tersebar di 55 kota/kabupaten di 24 Provinsi di Indonesia. "Kami membangun jaringan di beberapa kota di Indonesia, di antaranya Aceh, Pekan Baru, Bandar Lampung, Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Makassar, Jombang, Lombok NTB dan Kupang NTT, dan lainnya. Jumlah ini masih akan bertambah. Target kami hingga akhir kuartal 1 tahun 2019, satu mitra agen bisa menggandeng sebanyak 200 mitra driver. Bisa sepeda motor maupun mobil. Untuk downloader aplikasi ini kami harapkan bisa sebanyak mungkin," jelas dia dalam peresmian di Pendapa Joglo Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Minggu (13/1).

Meski saat ini bermunculan aplikasi serupa, pihaknya yakin Get Indonesia mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya. Sebab salah satu sistem yang dibangun lebih mengedepan kearifan lokal. Artinya, Get Indonesia tidak terpusat di kantor induk saja di Surabaya melainkan lebih mengedepankan sistem keagenan per wilayah. "Dengan sistem keagenan, para driver tidak perlu mendaftar di kantor pusat. Cukup datang ke agen terdekat. Jika sudah di-approve maka langsung bisa beroperasi. Kami menyiapkan sejumlah fitur yang tidam ada akan ditemukan diperusahaan lainnya. Misalnya, melalui aplikasi ini konsumen bisa memilih jenis kelamin pengemudi. Dari sisi harga pun mereka lebih kompetitif dengan model pembayaran tunai dan nontunai. Yang paling penting, driver tidak akan mendapat sanksi ketika menolak atau membatalkan pesanan konsumen," kata dia. 

Selain itu, Get Indonesia juga memberi banyak bonus dengan aturan main tidak begitu rumit. Misalnya, saat aplikasi transportasi online yang lain memberikan bonus namun berdasarkan trip (perjalanan). Dengan konsep pengemudi baru mendapat bonus jika telah menyelesaikan trip dalam jumlah tertentu. Jika tidak memenuhi target, maka bonus tersebut akan hangus. Hal inilah yang dihindari manjemennya. "Get Indonesia tidak demikian. Setiap driver bisa mendapatkan bonus dan dapat dicairkan setiap minggunya. Setiap menyelesaikan order dari customer langsung mendapatkan bonus," tegas Iwan. 

Koordinator Agen GET Driver Indonesia, Herdjoko melihat hadirnya Get Indonesia bakal meramaikan dan newarnai persaingan pasar trasportasi online. Mengingat, era digital saat ini ditandai dengan makin maraknya pertumbuhan usaha rintisan (startup) seiring dengan semakin luasnya pemanfaatan internet. "Ada sejumlah yang menguntungkan konsumen. Langsung saja download aplikasinya di Play Store. Sementata ini baru layanan sepeda motor, mobil dan bajaj," tutup dia. (ves)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia