Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Gary Jacobs Buka Pintu Dinaturalisasi

20 Januari 2019, 14: 15: 59 WIB | editor : Perdana

LINCAH: Bintang Hangtuah Gary Jacobs saat bermain melawan Pelita Jaya Jakarta.

LINCAH: Bintang Hangtuah Gary Jacobs saat bermain melawan Pelita Jaya Jakarta.

Share this      

SOLO - Pemain asing HangtuahSumatera Selatan, Gary Jacobs sudah berkarir di Indonesia Basketball League (IBL) selama tiga musim. Tiga tahun merasakan atmosfer basket di IBL, Jacobs mengaku tertarik dinaturalisasi, agar bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Jacobs memulai kiprahnya di Indonesia pada musim 2016-2017. Saat itu dia digaet untuk memperkuat NSH Jakarta di kancah IBL.Pada musim debutnya tersebut dia langsung dinobatkan sebagai pemain asing terbaik IBL 2016-2017. Gary juga menjadi pencetak skor terbanyak dalam satu pertandingan IBL pada musim itu dengan 61 poin.

Pada musim kedua, dia hijrah memperkuat Garuda Bandung. Kontribusinya cukup memuaskan, karena bisa membawa Garuda lolos ke babak playoff.

Sedangkan pada tahun ketiganya di Indonesia, Gary Jacobs akhirnya berlabuh di Hangtuah sebagai pelabuhan barunya. 

Tiga tahun berkiprah di Indonesia ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi pemain berusia 26 tahun tersebut.

"Jika mendapat kesempatan, saya ingin ikut membantu tim nasional Indonesia," kata Gary Jacobs ketika ditanya tentang keinginannya dinaturaliasi, setelah laga Hangtuah melawan Pelita Jaya pada seri keempat IBL 2018-2019 di GOR Sritex, Arena, Solo, Minggu (10/1/2019).

Jacobs mengaku sangat menikmati kehidupannya selama di Indonesia. Bahkan, baginya Indonesia merupakan rumah kedua setelah Amerika Serikat.

"Saya menyukai Indonesia, sebaborangnya ramah sekali. Indonesia sudah seperti rumah kedua," ungkapnya.

Namun, Jacobs mengatakan hingga saat ini belum ada sama sekali proses untuk naturalisasi tersebut. 

Performa timnya musim ini memang naik turun. Hangtuah beberapa kali menelan kekalahan. Yakni saat bertemu Pelita Jaya (63-70), Pacific Caesar Surabaya (74-86), Stapac Jakarta (56-66), dan Satya Wacana (78-81). 

Walaupun sejatinya jumlah laga yang dimenangkan Hangtuah di IBL 2018/2019 juga cukup banyak. Yakni saat bertemu Satya Wacana (100-96), Bima Perkasa Jogja (70-63), Prawira Bandung (82-72), Bogor Siliwangi (77-74), dan NSH (89-81)

"Saya suka menang, tapi tidak suka kalah. Saya berharap kami bermain lebih konsisten lagi,” harapnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia