Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Perusahaan Ivestasi Ilegal Perlu Diantisipasi

25 Januari 2019, 18: 10: 53 WIB | editor : Perdana

SOSIALISASI: Perwakilan dari OJK Solo saat memberikan penjelasan kepada murid SMKN Ngargoyoso.

SOSIALISASI: Perwakilan dari OJK Solo saat memberikan penjelasan kepada murid SMKN Ngargoyoso. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Guna meningkatkan target inklusi dan literasi keuangan dan melakukan pengawasan terhadap perusahan yang bergerak di bidang investasi. Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo melakukan sebuah sosialisasi bertajuk program OJK Goes To School ke SMKN Ngargoyoso, Kamis (24/1)

Pihak OJK langsung dipimpin oleh Sub Edukasi dan Perlindungan Konsumen Antonius Yudhianto di acara ini. Dia mengaharapkan agar para siswa yang belajar di SMKN Ngargoyoso paham akan investasi dan perusahaan-perusahaan yang memag  benar-benar dilindungi oleh OJK, dan bisa dipertanggungjawabkan.

”Tujuan kedatangan kami ke SMKN Ngargoyoso memang semata-mata untuk memberikan pemahaman kepada pelajar. Ini agar mereka paham dan mengerti bagaimana investasi yang baik dan benar-benar legal, karena saat ini banyak beberapa kasus investasi, yang kemudian merugikan bagi orang saat berinvestasi,” kata Yudhi.

Ia berharap dengan adanya program ini tingkat literasi keuangan yang sebelumnya hanya 29,7 persen, nantinya bisa meningkat menjadi 35 persen, dan untuk tingkat Inklusi dari 67,8 persen, di tahun 2019 nanti bisa meningkat menjadi 75 persen.

Sementara itu kepala Sekolah SMKN Ngargoyoso, Sri Eka Lelana mengaku kegiatan  ini sangatlah berharga bagi peserta didik. 

”Ini di luar pembelajaran, kami di SMK. Artinya peserta didik itu bisa tahu dengan sebenarnya, apa itu OJK, dan tupoksi OJK. Peserta juga akan lebih tahu, dan mengerti  bagaimana membangun investasi yang baik dan aman kedepannya seperti apa,” ucap Eka. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia