Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
Proliga 2019

Bermain Lepas, Saling Intip Kekuatan Lawan

26 Januari 2019, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

KETAT: Tim Jakarta PGN Popsivo Polwan bertanding melawan Bandung Bank BJB Pakuan di Sritex Arena.

KETAT: Tim Jakarta PGN Popsivo Polwan bertanding melawan Bandung Bank BJB Pakuan di Sritex Arena. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Tim-tim unggulan menyuguhkan pertandingan sengit pada hari pertama Proliga 2018/2019 seri ketiga putaran kedua di Sritex Arena Solo. Pada pertandingan perdana ini, tim voli putri  Jakarta PGN Popsivo Polwan berhasil menggulung Bandung Bank BJB Pakuan dengan skor telak 3-0.

Meski sudah memastikan meraih tiket ke final four, ternyata kedua tim tetap memainkan pemain terbaiknya di laga ini. Selain Popsivo dan BJB,  tim putri Jakarta BNI 46, dan Jakarta Pertamina Energi juga sudah memastikan diri lolos. 

Dalam laga tersebut, Jakarta PGN Popsivo Polwan bermain sedikit di atas angin di laga ini. Bank BJB sempat menekan dengan skor ketat 17-17, hingga 22-22, namun sayang Amalia Fajrina dkk berhasil mengambil set pertama dengan kemenangan 25-23.

Set kedua, Popsivo ternyata seperti lebih tenang bermain, dan semakin jauh meninggalkan dulangan poin lawannya. Sempat unggul jauhg 12-4, Popsivo akhirnya mengambil game kedua dengan keunggulan 25-17. PGN Popsivo Polwan pun semakin percaya diri di game terakhir, dan menang 25-18 di game ketiga.

Pelatih Bank BJB Pakuan Teddy Hidayat memang mengakui laga ini hanya jadi ajang simulasi baginya. Dirinya memainkan beberapa pemain pengganti di game kedua dan ketiga, untuk memantau pas tidak komposisi pemain tersebut dimainkan saat final four nanti. 

“Hari ini lebih kepada penjajakan saja. Jadi kami lebih memilih mengukur kekuatan dan kelemahan pemain lawan seperti apa,” ujarnya.

Teddy mengatakan, pada set pertama timnya memang sudah dapat mengunci permainan lawan, namun memasuki set kedua tim bukan mengenai target menang lagi. Karena  timnnya bermain lebih lepas dengan merotasi banyak pemain.

Dari kubu lawan sendiri mengakui kemenangan atas Bank BJB di laga ini memang jadi sebuah bekal sebelum menuju ke final four. Bermain setiap hari melawan tiga tim di final four nanti, tentu akan menguras fisik pemain. Karena itu, pertandingan kali ini sekaligus untuk ajang pemanasan. 

”Kemenangan hari ini (kemarin) tak penting, karena laga sesungguhnya adalah final four nanti. Kami yakin mereka sengaja meraba kekuatan kami. Kami akan mulai fokus melihat potensi di tim seperti apa,” terang Pelatih PGN Popsivo, Chamnan Dokmai. (nik/bun

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia