Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Angka Bebas Jentik di Rutan Rendah

26 Januari 2019, 18: 23: 01 WIB | editor : Perdana

BUNUH NYAMUK DEWASA: Fogging di Rutan Klas IIB Wonogiri menyusul dua warga binaan terserang demam berdarah.

BUNUH NYAMUK DEWASA: Fogging di Rutan Klas IIB Wonogiri menyusul dua warga binaan terserang demam berdarah. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI – Gigitan nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan demam berdarah (DB) tak pandang bulu. Dua orang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Wonogiri pun tak luput dari serangan nyamuk tersebut.

Agar tidak menyebar ke warga binaan lainnya, dinas kesehatan (dinkes) melakukan fogging atau pengasapan rutan kemarin (25/1). Sebelum sel diasapi, para tahanan diminta berkumpul di halaman rutan. 

Tidak butuh lama, ruangan di balik jeruji besi penuh dengan asap. "Dua minggu lalu ada dua warga binaan terserang DB. Sekarang sudah sembuh. Kami kerja sama dengan dinas kesehatan untuk melakukan fogging. Semua ruangan dan sekitar rutan di-fogging," papar Kepala Rutan Wonogiri Urip Dharma Yoga melalui  Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Klas IIB Wonogiri Agus Susanto.

Selain fogging, petugas rutan meminta tahanan rutin membersihkan sel dan lingkungan sekitarnya. Terutama dari barang-barang yang dapat menampung air sebagai tempat berkembang biak nyamuk. 

Kepala Dinkes Wonogiri Adhi Dharma mengatakan, pengasapan tersebut merupakan kali kedua. Yang pertama dilakukan pekan lalu. 

"Hasil pemeriksaan dokter klinik rutan dan epidemiologi oleh petugas puskesmas, angka bebas jentik di dalam dan luar rutan rendah. Maka dilakukan fogging," ujarnya. 

Ditambahkan Adhi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas rutan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia