Sabtu, 25 May 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Hati-Hati, DBD Sudah Renggut Nyawa Pelajar MIM di Purwantoro

04 Februari 2019, 18: 25: 58 WIB | editor : Perdana

Hati-Hati, DBD Sudah Renggut Nyawa Pelajar MIM di Purwantoro

WONOGIRI - Seorang pelajar di Kecamatan Purwantoro meninggal dunia terserang demam berdarah (DBD). 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Adhi Dharma mengatakan bahwa DDA, 10, pelajar kelas V MIM Sanggrong, Purwantoro meninggal dunia karena serangan DBD Senin (28/1). ”Yang meninggal dunia 1 orang, pelajar SD (MIM) dari Purwantoro," kata Adhi Dharma Senin (4/2). 

DDA awalnya diperiksakan ke Puskesmas Purwantoro, Jumat (25/1). Ia mengalami keluhan demam dan muntah. Sudah diberi obat, namun demamnya tak kunjung turun.

"Jumat sore hari itu juga periksa ke dokter, dikasih obat lagi. Lalu, Sabtu (26/1) kondisi masih demam nekat berangkat sekolah, kondisi biasa, sampai dengan malam masih panas," terangnya. 

Lalu, pada Minggu (27/1) pukul 09.00 diperikasakan lagi ke RS Amal Sehat Slogohimo. Karena tidak ada kamar dan IGD penuh, akhirnya DDA dibawa ke klinik Dokter Dewi. 

”Masuk Klinik Dokter Dewi Minggu (27/1) pukul 10.30 trombosit 170. Pada Senin (28/1) trombosit 60 dirujuk ke RS Amal Sehat pukul 17.00, namun RS Amal Sehat dan RS Ponorogo penuh,” katanya.

DDA berkali-kali muntah hingga pingsan dan diberi oksigen. Sampai akhirnya dirujuk ke RS Amal Sehat dan diperiksa laboratorium, trombositnya terus menurun. DDA sempat masuk ICU hingga akhirnya meninggal pada Senin (28/1) malam.

Terpisah, Camat Purwantoro Joko Susilo mengatakan, sejak kejadian ada penderita DBD yang meninggal dunia, para warga telah digerakkan untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus. Bahkan, tim dari puskesmas juga sudah melakukan pengasapan. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia