Kamis, 18 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ada Tong Sampah, Tetap saja Nyampah

06 Februari 2019, 14: 36: 48 WIB | editor : Perdana

KOTOR: Sampah plastik sisa aktivitas pengunjung lampion gantung berserakan di kawasan Pasar Gede. 

KOTOR: Sampah plastik sisa aktivitas pengunjung lampion gantung berserakan di kawasan Pasar Gede.  (SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Panitia Imlek 2019 telah menyebar 40 tong sampah di kawasan Pasar Gede dan balai kota yang menjadi lokasi perayaan Tahun Baru etnis Tionghoa. Tujuannya, agar sampah tidak berserakan. Tapi, harapan tinggal harapan.

Sejak lampion gantung di kawasan Pasar Gede dan balai dinyalakan, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi bersangkutan untuk berfoto-foto ria maupun sekadar nongkrong. Nah, setelah mereka pulang, sampah pun bertebaran.

Kondisi tersebut juga disayangkan Ketua Panitia Bersama Imlek 2019 Sumartono Hadinoto. "Kesadaran masyarakat masih kurang. Sudah ada tong sampah dan banner-banner imbauan yang kami pasang. Tapi, sampahnya masih banyak tercecer di jalan," ujar Sumartono, Selasa (5/2).

Untuk membersihkan kawasan pusat kota itu, panitia Grebeg Sudiro yang juga tergabung dalam kepanitiaan Imlek Bersama menerjunkan petugas kebersihan untuk mengumpulkan sampah agar lebih mudah diangkut oleh petugas kebersihan dinas lingkungan hidup (DLH) Kota Surakarta.

 "Remaja di Kelurahan Sudiroprajan ikut digerakkan untuk membantu membersihkan sampah. Tapi, ini tidak cukup kalau masyarakat tidak ikut menjaga lingkungan," terang Ketua Grebeg Sudiro Angga Indrawan.

Kepala DLH Kota Surakarta Sri Wardhani menerangkan, tumpukan sampah yang didominasi bungkus plastik itu menjadi perhatiannya. "Ada petugas khusus jika ada kegiatan di dalam kota. Mereka ini sudah stand by sejak sore dan langsung membersihkan sampah saat kerumunan masa meninggalkan lokasi," ucap dia.

Menjelang subuh, tim kedua diterjunkan menyisir lokasi yang sebelumnya menjadi pusat keramaian. Wardhani berharap masyarakat bisa lebih peduli lingkungan.

"Fenomena sampah ini jadi masalah bersama. Kami terus melakukan sosialisasi dan pengarahan kepada generasi muda agar peduli lingkungan," katanya. (ves/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia