Selasa, 18 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Nasib Tiga Kandidat Rektor UNS di Tangan Menteri

07 Februari 2019, 13: 18: 46 WIB | editor : Perdana

Nasib Tiga Kandidat Rektor UNS di Tangan Menteri

SOLO - Proses penjaringan calon rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) periode 2019-2023 memasuki tahap akhir. Dari lima bakal calon rektor, sudah terpilih tiga calon rektor melalui sidang senat tertutup di kampus setempat kemarin. 

Tiga calon rektor tersebut adalah Jamal Wiwoho (Fakultas Hukum) memperoleh 69 suara, Sutarno (Fakultas MIPA) meraup 40 suara, dan Widodo Muktiyo (FISIP) terpaut jauh dengan 12 suara. Sementara dua kandidat lain harus terpental, yakni Furqon Hidayatullah (FKIP) 6 suara dan Muhammad Nizam (Fakultas Teknik) 5 suara.

Ketua Senat UNS Suntoro mengatakan, dari 133 anggota senat, sebanyak 132 anggota hadir dan menggunakan hak suaranya dalam sidang senat tertutup. Sebelum masuk tahap pemilihan, penyaringan calon rektor diawali dengan tahap penyampaian visi misi dalam sidang senat terbuka.

“Hampir seratus persen anggota senat hadir. Hanya satu anggota berhalangan hadir karena ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan,” jelas Suntoro usai sidang senat tertutup dilaksanakan kemarin.

Tahapan selanjutnya adalah proses pemilihan yang dilakukan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir. Di aman sesuai regulasi menteri memiliki suara sebesar 35 persen. Pemilihan ini bakal digelar pada rentang 13 -30 Maret mendatang atau menyesuaikan jadwal pihak kementerian. Suara dari menteri inilah yang akan menentukan rektor terpilih nanti. 

“Pada tahap penyaringan hari ini (kemarin) juga dihadiri oleh pihak Kemenristekdikti, yakni Staf Ahli Bidang Akademik, Pauline Pane. Beliau menunggu proses penyaringan baik sidang senat terbuka maupun tertutup,” ujarnya.

Selama mengikuti tahap penyaringan, Pauline Pane mengaku proses pemilihan rektor UNS berjalan lancar dan damai. Ia menyebut proses ini sebagai smart process, yakni tidak bertele-tele dan langsung to the point.

“Kami berharap siapapun yang terpilih dapat membawa UNS sebagai perguruan tinggi yang unggul. Pimpinan yang terpilih adalah ia yang dinilai sebagai smart leader,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam penyampaian visi misinya, Jamal Wiwoho ingin mengembangkan UNS sebagai pusat pengembangan ilmu, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional. Dengan melandaskan pada nilai-nilai budaya nasional. Sementara visinya adalah menjadikan UNS sebagai world class university dengan mengembangkan visi pendidikan 4.0, membuat riset inovatif berkelas dunia, mengembangkan SDM berstandar internasional, mengembangkan tata kelola institusi yang sehat, dan mengembangkan kerjasama di dalam dan luar negeri.

“Pada 2019, UNS telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Maka 2020, kami akan canangkan UNS masuk dalam daftar di atas 700 perguruan tinggi terbaik di dunia. Dan 2023, masuk dalam daftar di bawah 700 perguruan tinggi terbaik di dunia,” beber Jamal.

Sutarno menawarkan visi misi yang ia rangkum dalam strategi QSTAR. Yakni, kependekan dari Quality, Sinergy, Transformastion, Akseleration, dan Reputation. Strategi ini yang akan diterapkan menuju UNS sebagai world class university. Menurutnya, strategi ini merupakan komitmen untuk meningkatkan kualitas UNS dengan sinergi dalam transformasi menjadi PTNBH melalui percepatan menuju universitas bereputasi dunia.

“Strategi ini akan berjalan baik jika kita mengetahui DNA UNS. Yang kami temukan, DNA UNS adalah proaktif, kepatuhan, dan kesantunan. Ketiga inilah yang selama ini menentukan keberhasilan UNS. Tentu saja strategi ini merupakan kelanjutan dari UNS Bisa yang selama ini dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya,” sambungnya.

Sementara Widodo Muktiyo menawarkan reformasi sumber daya manusia (SDM) di UNS. Kuncinya adalah perubahan. Menggunakan metode one super one. Satu profesor, satu supervisi, dan tiga orang calon doktor. Dengan program tersebut maka jangka waktu dua tahun, akan diperoleh 333 doktor.

“Didukung dengan integrasi penelitian dan kurikulum. Juga dilengkapi dengan sistem informasi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Sehingga akan menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” paparnya. (aya/bun)

NB: Kasih Tiga Kandidat Rektor

Perolehan Suara Calon Rektor UNS Hasil Pemilihan Senat

Kandidat Fakultas Suara

1. Jamal Wiwoho Fakultas Hukum (69) 

2. Sutarno Fakultas MIPA (40)

3. Widodo Muktiyo FISIP (12) 

4. Furqon Hidayatullah FKIP (6) 

5. Muhammad Nizam Fakultas Teknik (5) 

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia