Senin, 18 Feb 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Buket Bunga Valentine Cukup Banyak Peminat

07 Februari 2019, 20: 53: 11 WIB | editor : Perdana

KASIH SAYANG: Siswa SMA di Solo membeli buket bunga di kawasan Pasar Kembang, Rabu (6/2)

KASIH SAYANG: Siswa SMA di Solo membeli buket bunga di kawasan Pasar Kembang, Rabu (6/2) (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SOLO – Perayaan hari Valentine masih sekitar sepekan lagi. Namun gaungnya sudah terasa. Melalui tingginya permintaan buket bunga untuk pasangan yang dicintai.

Dwi Susanto, 55, pedagang bunga Pasar Kembang Solo mengaku mulai menambah stok dibanding hari biasanya. Namun saat ini tidak terlalu banyak. Pihaknya memesan seribu tangkai mawar dengan berbagai warna dari petani.

Penjualan bunga pada saat momen hari kasih sayang tersebut bisa mendongkrak omzet hingga 5-10 kali lipat. Pada hari biasa, dirinya bisa menjual sekitar 100 tangkai per hari. Sedangkan saat Valentine tahun lalu mampu menjual hingga 500-1.000 tangkai sehari.

”Ada mawar warna merah, biru, putih, dan pink. Kemudian bunga carnation yang biasanya digunakan sebagai hiasan tambahan dalam buket. Pemesanan untuk buket sudah ada, tetapi belum banyak. Biasanya ramai 2-3 hari sebelum perayaan Valentine,” papar Dwi kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (6/2).

Ditambahkan Dwi, tahun lalu trend bunga yang dipesan hanya setangkai. Kemudian dihiasi pita. Tahun ini buket bunga justru menjadi pilihan utama. Sudah banyak yang meminta buket bunga yang ditata dalam wadah nan elegan.

Khusus Valentine, harga bunga naik rata-rata Rp 10 ribu per tangkai. Meski begitu banyak masyarakat yang masih membeli. Untuk harga buket, Dwi menyampaikan dihitung sesuai permintaan jumlah bunga yang dipakai.

Titin, 45, pedagang bunga lainnya mengaku menyiapkan dua pilihan paket Valentine. Untuk satu tangkai mawar merah dikemas dengan platik bening dan hiasan pita dihargai Rp 10 ribu. Jika ditambah satu hiasan tambahan, dihargai Rp 15-20 ribu. Kemudian untuk buket bunga mulai Rp 100 ribu dengan isi 10 bunga.

”Kebanyakan memang permintaan sesuai selera. Banyak yang memilih bunganya sendiri dan model hiasannya. Nanti kami tinggal hitung jumlah bunga dan aksesoris yang digunakan. Sampai saat ini belum banyak pemesanan. Kemungkinan minggu depan baru banyak,” ujarnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia