Rabu, 22 May 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Wisata Sejarah sambil Jajal Rute Pedesaaan 

08 Februari 2019, 12: 31: 56 WIB | editor : Perdana

SUASANA DESA: Wisatawan dari berbagai kota naik sepeda kuno sambil menikmati suasana desa di Mojolaban, Sukoharjo. 

SUASANA DESA: Wisatawan dari berbagai kota naik sepeda kuno sambil menikmati suasana desa di Mojolaban, Sukoharjo.  (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Wisata alam dan sejarah kini mulai menjadi tren dan banyak digandrungi para pelancong, baik lokal maupun mancanegara. Tidak heran apabila mereka memilih untuk berkeliling ke pelosok-pelosok desa demi menikmati suasana baru.

Rombongan wisatawan ini biasanya tidak dalam jumlah yang banyak. Dan tumpangannya juga bukan mobil mewah atau bus. Tapi memilih naik sepeda kuno sambil menikmati sensasi nostalgia pada zaman dulu. Rutenya pun tidak melewati jalur perkotaan, tapi melalui jalan-jalan desa sambil menikmati keindahan areal persawahan dengan udara sejuk.

“Biasanya para turis asing banyak yang memilih mengunjungi sentra-sentra home industri, seperti pembuatan gamelan, rotan dan tempat-tempat sejarah lain. Bahkan ada juga yang penasaran pengin mencoba menanam padi di sawah. Bahkan menyeberangi Bengawan Solo dengan gethek,” ujar Pawiro Aris Sislamet  yang kerap menjadi pemandu para wisatawan asing dan lokal ini.

Aris kerap mendampingi turis dari Belanda, German, Belgia dan beberapa negara lain untuk wisata alam dan sejarah ini. Dia mengaku tidak kesulitan mencari lokasi, karena di Solo dan daerah sekitarnya banyak dijumpai situs sejarah seperti Museum Sangiran, dan home industri unik serta area persawahan alami. “Mereka sangat terkesan dengan budaya dan keindahan alam Solo dan sekitarnya,” ujarnya. 

Tidak hanya turis asing, para tamu lokal dari luar kota pun banyak yang menjajal rute wisata alam ini. Mungkin karena biasanya para tamu ini sibuk dengan aktivitas kerja, mereka ingin refreshing mencari udara segar sekaligus menikmati wisata sejarah. “Mereka kan dari berbagai kota, datang ke sini ingin menikmati suasana lain,” tambahnya. (rif/bun)

(rs/rif/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia