Kamis, 18 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Penyimpanan Hasil Penyitaan APK Overload

08 Februari 2019, 12: 57: 19 WIB | editor : Perdana

TEGAS: Petugas gabungan dari Bawaslu dan Satpol PP melepas sejumlah APK yang terpasang di Jalan Lawu.

TEGAS: Petugas gabungan dari Bawaslu dan Satpol PP melepas sejumlah APK yang terpasang di Jalan Lawu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar mengaku kewalahan untuk menyimpan Alat Peraga Kampanye (APK), yang baru saja dibredel karena menyalahi aturan. Ribuan APK yang sudah disita, ternyata malah membuat Bawaslu kebingungan untuk menyimpannnya. Karean tempat penyimpanan APK tersebut, dirasa sudah overload.

Pihaknya mengakui beberapa lokasi pemasangan APK memang dirasa melanggar ketentuan pemasangan. Baik itu yang dilakukan oleh partai maupun pribadi calon legislatif yang bakal bertarung pada Pemilu 2019 mendatang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti bersama tim kemarin menertibkan beberapa APK di Jalan Lawu, tepatnya dari Papahan sampai dengan daerah Bejen.

Karena tak bisa lagi menyimpan, APK yang harus dicopot paksa karena menyalahi aturan, akhirnya Bawaslu memberikan kesempatan kepada sejumlah parpol dan relawan caleg untuk segera melakukan pengambilan, khususnya terhadap sejumlah APK yang saat ini disimpan di gudang milik Bawaslu.

”Sudah ada ribuan APK yang kita amankan di gedang Bawaslu. Maka dari itu kalau nanti pihak dari parpol tidak akan segera mengambil maka ribuan APK itu, maka akan kita musnahkan dengan cara dibakar,” terang Nuning.

Bawaslu memberikan tenggang waktu selama tujuh hari kepada sejumlah parpol untuk mengambilnya.

Sebelum memusnahkan APK tersebut, Bawaslu juga akan memberikan surat kepada pengurus parpol untuk segera mengambil APK yang sudah dicopot.

Sementara itu, salah satu komisioner Bawaslu Handoko Budi Nugroho mengungkapkan kegiatan pelepasan APK di Jalan Lawu dilakukan sesuai Peraturan Bupati Karanganyar No 5 tahun 2013, yang melarang sejumlah APK yang dipasang di pohon, tiang listrik, sekolah, maupun wilayah  perkantoran.

”Rata-rata untuk APK yang kita amankan hari ini adalah bendera, dan beberapa spanduk kecil yang terpasang di tiang listrik dan pohon,” jelasnya. (rud/nik)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia