Rabu, 11 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Karangan Bunga Pasoepati di Rumah Mendiang Presiden Pertama Brajamusti

11 Februari 2019, 19: 46: 05 WIB | editor : Perdana

Karangan Bunga Pasoepati di Rumah Mendiang Presiden Pertama Brajamusti

SOLO - Virus perdamaian nampaknya terus disebarkan suporter Persis Solo, Pasoepati kepada suporter lain.

Setelah menjalin hubungan baik dengan suporter PSS Sleman, mereka juga menebar virus perdamaian ke suporter PSIM Jogjakarta, Brajamusti. Patut diingat, kelompok suporter Persis dan PSIM selama ini kerap terlibat friksi saat di luar lapangan.

Nah, virus damai itu diungkapkan Pasoepati saat Brajamusti kehilangan salah satu petingginya. Pasoepati mengirim karangan bunga untuk almarhum Guntur Artamadji Sugiharto yang berpulang Senin (11/2). Guntur merupakan presiden pertama DPP Brajamusti.

Karangan bunga itu dikirim ke kediaman almarhum di Jalan Sidokabul No.19, Umbulharjo, Jogjakarta. Inisiatornya tak lain adalah Pasoepati korwil Jogjakarta.

"Saya bertemu langsung sama pihak keluarga almarhum. Kami ingin menghormati beliau sebagai sesepuh dan pendiri Brajamusti. Kalau secara pribadi saya ingin memperbaiki hubungan dengan Brajamusti," jelas Ketua Pasoepati Korwil Jogjakarta, Pradana Dwi Hapsoro, Senin (11/2).

Pradana yang menghantarkan langsung karangan bunga tersebut ke rumah almarhum. Kedatanganya ternyata cukup menyita perhatian anggota Brajamusti yang hadir takziah.

"Tadi juga sempat ada anggota Brajamusti yang datang, mereka kaget dan salut bisa ada karangan bunga dari DPP Pasoepati," imbuhnya.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo mengapresiasi kepedulian anggotanya tersebut. "Karangan bunga itu sebagai ungkapan bela sungkawa Pasoepati kepada presiden pertama DPP Brajamusti," jelasnya.

Meski diakui sering terlibat friksi, dia menyatakan virus perdamaian harus terus digelorakan agar keributan antar suporter tidak terjadi lagi.

"Kembali ke tujuan Pasoepati. Sepak bola sebagai alat pemersatu, jadi kita harus selalu memelihara semangat perdamaian ke semua suporter yang ada. Syukur Pasoepati bisa jadi pioner perdamaian," tandasnya. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia