Senin, 18 Feb 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

4 Speed Camera Intai Pengendara

Kecepatan Lebihi 80 Km/Jam Disanksi Tilang

12 Februari 2019, 22: 01: 07 WIB | editor : Perdana

ZONA TERTIB: Suasana Jalan Solo-Jogja di kawasan Klaten.

ZONA TERTIB: Suasana Jalan Solo-Jogja di kawasan Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Jangan sekali-sekali menggeber kendaraan lebih dari 80 km/jam di wilayah hukum Polres Klaten. Jika tidak ingin rumah Anda dikirim surat tilang dari jajaran Satlantas Polres Klaten. Sebab, sepanjang Jalan Solo-Jogja mulai dipasang 4 unit speed camera.

Pemasangan speed camera ini bertujuan menggalakkan tertib berlalu lintas. Sebagai penyeimbang sistem tilang elektroni atau electronic traffic law enforcement (e-TLE) yang kini sudah berjalan. Sepertti diutarakan Kasatlantas Polres Klaten, AKP Adhytiawarman. Usai pemasangan speed camera, bakal digeber sosialisasi ke masyarakat. Program sosialisasi dimulai Maret mendatang.

”Kami akan pakai speed camera untuk mendeteksi kendaraan yang melaju di atas 80 km/jam. Kami pasang di Jalan Solo-Jogja yang selama ini memiliki trek lurus dan rawan kecelakaan. Sementara ini masih sosialisasi dulu. Penerapan tilang resminya, baru berlaku April,” kata Adhytiawarman kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (11/2).

Terkait mekanisme kerja speed camera, mengikuti pergerakan plat nomor kendaraan. Apabila ada kendaraan yang melaju di atas 80 km/jam, otomatis plat nomor terdeteksi. Kepolisian bakal mengirimkan surat konfirmasi penilangan kepada pemilik kendaraan.

”Jadi kamera yang kami gunakan ini lebih canggih dari CCTV yang selama ini terpasang di enam titik. Anggota tidak perlu lagi dengan melakukan capture foto pengendara. Tetapi sudah langsung menerima data plat nomor kendaraan yang melanggar batas kecepatan,” jelasnya.

Terkait sistem penilangan, sama persis dengan e-TLE. Jika selang empat hari pascadikirim surat, namun pelanggar tidak segera konfirmasi, diberlakukan pemblokiran STNK. Kasat menegaskan hal tersebut berlaku untuk semua jenis kendaraan.

Sejatinya penerapan speed camera sudah diberlakukan Polres Sragen dan Polres Wonogiri. Hanya saja belum berjalan optimal karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Tetapi Satlantas Polres Klaten optimistis bisa dioptimalkan di Kota Bersinar. Mengingat sarana dan prasarana, serta SDM yang dimiliki memadai. ”Kendalanya hanya koneksinya yang kadang-kadang putus,” bebernya.

Sementara itu selama penarapan e-TLE, Januari 2019, telah melakukan penindakan penilangan sebanyak 131 kasus. Dari jumlah tersebut, yang konfirmasi baru 71 kasus. Sedangkan yang belum konfirmasi 60 kasus sehingga dilakukan pemblokiran STNK. 

Satlantas Polres Klaten juga tengah menjajaki kerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Memperluas jangkauan pantauan. Mengingat satlantas hanya memiliki enam lokasi pemantauan CCTV. ”Penjajakan kerja sama kaitannya dengan tukar informasi teknologi. Terutama pada penggunaan CCTV-nya,” terang Sekretaris Dishub Klaten, Sudiyarsono. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia