Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Bupati Sukoharjo Geser Posisi Empat Camat

14 Februari 2019, 15: 08: 01 WIB | editor : Perdana

PENYEGARAN: Bupati Wardoyo pimpin pelantikan para pejabat di pendapa Graha Satya Praja, Rabu (13/2).

PENYEGARAN: Bupati Wardoyo pimpin pelantikan para pejabat di pendapa Graha Satya Praja, Rabu (13/2). (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Awal tahun ini, sebanyak 79 pejabat struktural eselon tiga dan empat dimutasi. Dari jumlah tersebut, ada empat camat yang ikut dimutasi. Pengambilan sumpah dan janji dilakukan di pendapa Graha Satya Praja (GSP) kemarin (13/2). 

Mereka yakni Suyadi Widodo yang sebelumnya menjadi Camat Tawangsari kini menempati kursi camat Kartasura. Sedangkan posisi camat Tawangsari saat ini dijabat Joko Windarto yang sebelumnya menjabat sekretaris camat (Sekcam) Mojolaban.

Posisi sekcam Mojolaban diisi oleh Miftah Candra Ardi yang sebelumnya menjabat Lurah Combongan. Selanjutnya, Camat Kartasura Suyatman dimutasi sebagai Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo.

Sedangkan Camat Weru Samino dimutasi menjadi Kabid Tata Ruang di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo. Posisi Samino digantikan Pandiyanto yang sebelumnya Sekcam Weru.

Kursi camat Bulu yang selama ini kosong, diisi oleh Widyanto Setya yang sebelumnya menjabat sekcam di kecamatan setempat. Untuk 75 pejabat lainnya terdiri dari eselon tiga dan empat dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, mutasi, rotasi, dan promosi menjadi momentum meningkatkan motivasi dan semangat kerja. ASN diharapkan bekerja dan mengabdikan diri secara optimal. ”Ini (mutasi, Red) biasa terjadi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Wardoyo, jabatan adalah amanah yang harus disyukuri, dijaga, dan dipertanggungjawabkan. Bupati mengajak pejabat bekerja maksimal dilandasi profesionalisme dan integritas tinggi.

Ditandaskannya, tidak ada pungutan apa pun dalam mutasi, rotasi, dan promosi pejabat tersebut. ”Laporkan pada saya jika ada praktik pungutan uang pada pejabat yang baru dilantik,” kata bupati. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia