Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Bawaslu, Ganjar:  Kelirune Ning Endi?

14 Februari 2019, 21: 36: 15 WIB | editor : Perdana

Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Bawaslu, Ganjar:  Kelirune Ning Endi?

SOLO – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) menyatakan sangat siap diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi. Itu terkait perannya yang mengoordinatori acara deklarasi dan konsolidasi dukungan 31 kepala daerah terhadap capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’aruf di Hotel Allila Solo pada Sabtu (26/1) lalu.

Ganjar merasa tidak ada pelanggaran dalam acara itu. Memang yang diundang adalah 31 kepala daerah di Jateng. Tapi kapasitasnya sebagai kader, bukan kepala daerah.

”Bahkan undangan yang saya sebar secara pribadi. Umpamanya Pak Rudy, ya saya WA yang terhormat Pak Rudy (F.X Hadi Rudyatmo, Red), bukan wali kota Surakarta. Berharap untuk hadir secara pribadi, tidak diwakilkan. Semua WA-nya ditujukan nama pribadi,” urai Ganjar saat ngobrol bersama wartawan di Selter Manahan Solo Kamis (14/2).

Ditambahkan Ganjar, tidak semua kepala derah di Jateng diundang. Namun, undangan memang hanya untuk kepala daerah sekaligus kader pendukung Jokowi-Ma’aruf. Agenda deklarasi tersebut juga sudah jadi obrolan sebelumnya di kalangan kepala daerah yang merupakan kader. Kemudian, Ganjar ditunjuk sebagai koordinatornya. 

”Lha salahnya di mana? Saya memang deklarasi, saya memang konsolidiasi, dan memang pendukung Jokowi. Kelirune ning endi? Opo ra entuk? Wong itu hari libur, enggak harus cuti,” imbuh Ganjar.

Seperti diketahui, pascadeklarasi dukungan, sejumlah kepala daerah di Jateng mendapat panggilan dari Bawaslu di masing-masing daerah untuk dimintai klarifikasi. Sementara, surat pemanggilan dari Bawaslu Jateng sudah diterima Ganjar. Rencananya, klarifikasi dilakukan Senin (18/2) pekan depan. Bahkan, dia meminta pemeriksaan diajukan agar urusan cepat selesai. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia