Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Tiket Pesawat Turun Harga, Berlaku per 14 Februari

16 Februari 2019, 17: 03: 35 WIB | editor : Perdana

LEBIH MURAH: Sebuah pesawat dari maskapai penerbangan plat merah saat hendak take-off di landasan pacu Bandara Adi Soemarmo Boyolali, baru-baru ini.

LEBIH MURAH: Sebuah pesawat dari maskapai penerbangan plat merah saat hendak take-off di landasan pacu Bandara Adi Soemarmo Boyolali, baru-baru ini. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan moda transportasi udara. Sebab per 14 Februari kemarin, harga tiket pesawat terbang ada penyesuaian. Turun harga sebesar 20 persen untuk seluruh rute penerbangan.

Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan akses konektivitas udara bagi masyarakat. General Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Hendrawan mengatakan, penurunan tarif tiket pesawat ini merupakan tindak lanjut inisiasi awal Indonesia National Air Carrier Association (INACA). Sebelumnya baru berlaku di sejumlah rute penerbangan.

Selain itu, penyesuaian kembali harga tiket ini juga untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat. Serta sejumlah asosiasi industri nasional dan juga arahan pemerintah serta Presiden RI, Joko Widodo.

”Penurunan tarif tiket penerbangan ini merupakan upaya mendukung peningkatan sektor perekonomian nasional. Khususnya untuk pertumbuhan sektor wisata, UMKM, hingga industri. Apalagi layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi,” kata Hendrawan kepada Jawa Pos Radar Solo di ruang kerjanya, Jumat (15/2).

Ambil contoh rute penerbangan Solo-Jakarta. Turun harga sekitar Rp 200 ribuan. Sudah termasuk tax. Sebelum ada pemotongan 20 persen, load factor di Januari 2019 sebanyak 72 persen. 

Selain permasalahan tiket, Februari ini merupakan low season, sehingga frekuensi penerbangan agak direduksi. Normalnya 5 kali penerbangan dalam sehari, kini direduksi menjadi 3-4 kali per harinya. Untuk load factor setelah harga diturunkan, masih belum terlihat.

”Kami berharap setelah adanya penurunan ini, pemerintah ikut menyesuaikan harga avtur. Karena pengeluaran operasional untuk avtur cukup besar juga. Sekitar 40 persen,” bebernya.

Penurunan harga tiket juga dilakukan maskapai Sriwijaya Air. Sales Representative Sriwijaya Air Solo, Nur Sapto Siwi menambahkan, pihaknya sudah menurunkan harga mulai 14 Februari. Rute Solo-Jakarta turun harga sekitar Rp 100-200 ribu.

”Kami menjalankan imbauan dari pusat dan ketentuan penurunan harga yang sudah disahkan. Untuk load factor Januari ketika harga naik, memang ada penurunan. Kemudian harga yang baru ini menaikkan load factor. Namun belum signifikan. Maret nanti baru kelihatan seperti apa polanya,” tandasnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia