Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo
Gajah TSTJ Mati

Si Jati Mati, Dian Enggan Lama Menjanda

17 Februari 2019, 15: 05: 59 WIB | editor : Perdana

SEHAT-SEHAT: Koleksi gajah TSTJ berkurang setelah kematian si Jati, gajah jantan berusia 55 tahun pada 5 Februari lalu.

SEHAT-SEHAT: Koleksi gajah TSTJ berkurang setelah kematian si Jati, gajah jantan berusia 55 tahun pada 5 Februari lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) kehilangan si Jati belum lama ini. Gajah jantan berusia 55 tahun itu mati. Saat ini, pengelola tempat konservasi satwa itu mencari pejantan baru untuk menemani istri dan anak si Jati.

Direktur Utama Perumda TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, Si Jati mati 5 Februari lalu akibat faktor usia. "Kami sudah menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan beberapa lembaga konservasi lain," jelas Bimo kemarin (16/2).

Menurutnya, sebelum didatangkan ke TSTJ, Jati sempat dirawat di Taman Nasional Way Kambas Lampung. Dan pada Juni 1984, saat masih berumur 20 tahun, Jati resmi jadi keluarga TSTJ. 

Dengan matinya si Jati, koleksi gajah TSTJ tersisa dua ekor dengan jenis kelamin betina. "Betina dewasa bernama Dian berusia 50 tahun, ini pasangannya Jati. Dan satu lagi namanya Manohara berumur sepuluh tahun hasil perkawinan Jati dan Dian," ungkapnya. 

Terkait prosedur mendatangkan pejantan baru, Bimo mengatakan bisa dilakukan dengan pertukaran satwa seizin BKSDA. “Misalnya kami harus bertukar dengan Gembira Loka, nanti kami mengajukan izin ke BKSDA Jawa Tengah. Gembira Loka juga mengajukan izin ke BKSDA DIJ,” papar dia. 

Proses selanjutnya, BKSDA akan mengirimkan surat ke Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jika kementerian menyetujui, maka pertukaran baru dapat dilakukan.

"Kalau kami bisa mendatangkan gajah pejantan dari luar, akan dipasangkan dengan Dian maupun Monahara. Kalau Jati malah tidak bisa dipasangkan dengan anaknya," pungkasnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia