Selasa, 19 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Solo

58 Kotak Suara Rusak Ditolak

19 Februari 2019, 10: 46: 05 WIB | editor : Perdana

AMAN: Personel KPU Surakarta sedang mengecek kondisi kotak suara di kantor setempat.

AMAN: Personel KPU Surakarta sedang mengecek kondisi kotak suara di kantor setempat. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta menemukan puluhan kotak suara dalam kondisi rusak. Padahal, baru sepertiga kotak suara yang rampung dilipat. 

Dari pantauan Jawa Pos Radar Solo di gudang KPU Surakarta, 58 kotak surat suara cacat tersebut jebol. Ada pula yang robek di bagian tutupnya. Terdapat pula bagian lipatan yang terputus. Sehingga tidak bisa menutup dengan sempurna. Untuk itu, petugas menyingkirkan puluhan kotak tersebut agar tidak tercampur dengan kotak yang sempurna.

Ketua KPU Surakarta Nurul menuturkan, sejak Jumat (15/2) pekan lalu, para petugas berhasil melipat 2.380 kota suara yang terbuat dari duplek dari jumlah total 8.715 kotak suara. “Baru sepertiga yang berhasil kita lipat. Jumlah ini akan terus bertambah. Kami menargetkan Jumat ini sudah terlipat semua,” ujarnya.

Nurul menyatakan, untuk kerusakan ini dikarenakan karena proses pengantaran dari pabrik. Saat sampai di KPU, lembaran kotak suara sudah sobek. KPU baru mengetahui setelah membuka plastik Hitam sebagai pembungkus kotak suara tersebut.

Perempuan ini mengungkapkan, sebenarnya kerusakan yang terjadi tergolong sedikit dan ringan, namun pihaknya enggan mengambil risiko.  Sebab, ini terkait kelancaran pemilu. 

“Dari pada di belakang ada omongan tidak enak, dan dituduh yang bukan-bukan, lebih baik kotak suara ini kita sisihkan,” kata Nurul.

Rencananya, lanjut Nurul, kotak suara yang rusak ini akan dikembalikan ke KPU RI. Baru nanti setelahnya akan ada penggantian dari KPU. ”Kami sudah laporan, rencananya yang rusak ini akan kami kembalikan. Sembari menunggu kotak suara baru dikirim, kami terus menyelesaikan pelipatan, sebab Jumat haru sudah selesai,” urainya.

Selain kotak suara, mulai Selasa (19/8) ini, KPU Surakarta juga akan memulai menggarap logistik pemilu lainnya. Yaitu melakukan sortir sekaligus melipat surat suara untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sejumlah 430.439 lembar. Pihaknya sendiri memiliki waktu 6 hari untuk menggarap hal tersebut.

“Rencananya Minggu (24/2) sudah selesai tersortir dan terlipat. Nantinya (proses penyortiran dan pelipatan) akan dilakukan oleh komisioner dan anggota KPU lain. Kami akan mengundang pihak Bawaslu dan Gakumdu untuk mengawasi proses pelipatan dan penyortiran. Ketika ada yang cacat, akan kita sisihkan untuk nanti dimusnahkan,” ujarnya.

Disingung soal surat suara untuk calon legislatif, Nurul menuturkan, sampai saat ini belum mendapatkan informasi kapan logistik tersebut akan tiba. “Kami masih menunggu (surat suara caleg). Setelah tiba nanti akan langsung kita jadwalkan untuk sortir dan pelipatan,” tutur Nurul. (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia