Rabu, 24 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Solo

BKD Siapkan PNS Tetap Produktif Pascapensiun

21 Februari 2019, 13: 15: 43 WIB | editor : Perdana

BKD Siapkan PNS Tetap Produktif Pascapensiun

SOLO – Pensiun dari pegawai negeri sipil (PNS) bukan akhir dari segalanya. Justru pengabdian telah menunggu di masyarakat. Agar bisa tetap produktif, mereka harus tetap kreatif dan inovatif. 

Untuk menyiapkan hal tersebut, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah juga memberikan pembekalan berwirausaha kepada para PNS yang akan memasuki purna tugas. Seperti yang diikuti 50 PNS Pemprov Jateng ini. Mereka diajak mengunjungi Toko Roti Ganep’s Surakarta, Rabu (20/2).

Tidak hanya melihat-lihat, mereka diajak praktik membuat donat dan roti manis dengan suasana yang menyenangkan. Peserta pria maupun perempuan dibagi dalam empat kelompok. Mereka tampak menikmati proses pembuatan roti. 

Canda tawa menyeruak ketika ada di antara peserta yang membuat roti dengan bentuk yang semrawut. Senyum pun tersungging saat mendapati hasil kreasi mereka menunjukkan hasil bagus di luar prediksi mereka.

Nurul Fuadah, PNS DPKAD Jawa Tengah merasa senang bisa mengikuti pelatihan tersebut. Tak hanya mendapat sejumlah ilmu, perempuan yang dua setengah tahun lagi akan pensiun ini juga gembira karena menambah teman. Artinya dia juga menambah jejaring.

“Rasanya harinya itu kurang, karena kami benar-benar dapat ilmu yang bermanfaat, khususnya menjelang pensiun. Kami bisa berwirausaha, misalnya membuat roti seperti hari ini. Termasuk apat teman dan bisa refreshing,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sri Purwaningsih, PNS Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah. Dia sengaja memilih training memasak, karena kesehariannya juga senang mengolah makanan. Beruntung, pada pembekalan itu tak hanya resep yang didapat, tapi juga berbagai tips dan trik menjalankan usaha.

“Senang, saya bisa mendapat ilmu baru. Saya jadi tahu berbisnis itu bagaimana, sehingga setelah pensiun saya bisa mencoba usaha kecil-kecilan dulu. Kan tidak bisa langsung jadi juga. Semoga bisa bertambah besar,” bebernya.

Kepala Sub Bidang Kesejahteraan Pegawai BKD Provinsi Jawa Tengah Agung Raharjo Wibowo Kusumo menyampaikan, pembekalan untuk PNS yang akan purna tugas dilakukan untuk menyiapkan mereka agar tetap bisa kreatif dan produktif sesuai minat masing-masing. Ada beberapa peminatan yang ditawarkan, yakni makanan, perikanan, kerajinan, dan pertanian.

Pembekalan ini tak sekadar teknik pembuatan produk. Para peserta juga dikenalkan permodalan kewirausahaan, pengembangan produk UKM di era milenial, teknik foto produk dalam meningkatkan pemasaran di era digital, manajemen pengelolaan keuangan, hingga motivasi untuk mengantisipasi post power syndrome.

“Mereka juga bisa sharing, mendengarkan testimoni dari pelaku usaha yang telah berhasil, do dan don’t-nya apa sehingga bisa mempersiapkannya. Termasuk di Toko Roti Ganep’s ini. Mereka bisa belajar cara membuat roti, dan mendapat tips dan trik memulai bisnis serta menjaga usaha agar terus bertahan,” terang Agung.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan, masa pensiun bukan berarti menghalangi para PNS untuk produktif dan kreatif. Justru di masa tua, mereka bisa mengeksplorasi kemampuannya, dan tentu yang mereka sukai. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka bisa menjadi wirausaha yang sukses.

“Untuk itu, kami bekali mereka dengan sejumlah keterampilan. Dan yang jelas mereka tak hanya mendapatkan bagaimana cara membuat roti, budi daya ikan, bercocok tanam, membuat berbagai kerajinan, tapi juga mendapatkan ilmu bagaimana bisa menjadi wirausaha baru, bahkan bagaimana mendapatkan modal usaha,” ujarnya.

Penerus Toko Roti Ganep’s Generasi Keenam, Laurensia Liona Swandito didampingi Marketing Manager Emi Yuniawati mengapresiasi pelatihan yang dilakukan BKD Jateng tersebut. Diakui, belakangan ini kelas memasak sering diadakan di tokonya, mulai dari anak TK sampai dewasa. Khusus para PNS yang hendak pensiun, dia juga mengajarkan bagaimana mengembangkan usahanya. Apalagi, perjalanan usaha roti yang dimulai dari 1881 tersebut sudah sangat panjang, dan menemui sejumlah kendala.

“Karenanya, tadi kami berikan bagaimana tips-tipsnya untuk tetap bertahan. Tidak hanya saat ini, kami juga melayani jika di lain hari mereka hendak bertanya. Bisa lewat WA, atau lainnya,” tandasnya. (kom)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia