Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Satu Lagi, Bocah SD di Wonogiri Meninggal Terkena DBD

21 Februari 2019, 19: 47: 56 WIB | editor : Perdana

Satu Lagi, Bocah SD di Wonogiri Meninggal Terkena DBD

WONOGIRI – Serangan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD) makin mengganas. Satu lagi pelajar sekolah dasar (SD) di Kabupaten Wonogiri meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

Korban yakni H, 6, pelajar kelas I di salah satu SDN di Krisak, Kecamatan Selogiri. Korban meninggal dunia pada Minggu (17/2) malam di RSUD dr Moewardi Solo. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Adhi Dharma saat dimintai konfirmasi membenarkan bahwa pihak dari RSUD dr Moewardi sudah memberikan informasi bahwa korban meninggal karena demam berdarah.

"Ya awalnya dirawat di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Lalu dirujuk ke RS dr Oen. Kondisinya sudah parah, lalu dirujuk ke RSUD dr Moewardi," kata Adhi Dharma Kamis (21/2).

Setelah kejadian itu, Dinas Kesehatan segera melakukan fogging di area tempat tinggal korban maupun sekolahnya. Selain itu, juga mengimbau kepada seluruh masyarak untuk menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk.

Sebelumnya diberitakan, DDA, 10, pelajar kelas V MIM Sanggrong, Purwantoro, Wonogiri meninggal dunia karena serangan DBD akhir Januari lalu. Itu artinya di awal 2019 ini sudah ada dua korban meninggal di Wonogiri karena DBD. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia