alexametrics
Kamis, 21 Jan 2021
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan Masih Minim

Belum Merasa Ikut Memiliki Sungai

22 Februari 2019, 14: 15: 19 WIB | editor : Perdana

PRO LINGKUNGAN: Aktivis Forum Solo Hijau bersihkan sungai dan ajak masyarakat peduli lingkungan kemarin (21/2).

PRO LINGKUNGAN: Aktivis Forum Solo Hijau bersihkan sungai dan ajak masyarakat peduli lingkungan kemarin (21/2). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian sungai semakin pudar. Limbah dan sampah dengan entengnya dibuang ke sungai. Prihatin dengan kondisi tersebut, Forum Solo Hijau membersihkan sampah di Kali Anyar, tepatnya di bawah jembatan Tugu Keris, Tirtonadi, Kamis (21/6).

Kegiatan itu sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Selain membersihkan sampah, aktivis Forum Solo Hijau membentangkan spanduk ajakan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah di Sungai. 

“Selama ini (masyarakat, Red) tidak merasa memiliki (sungai, Red). Banyak ditemukan sampah yang dibuang ke sungai. Apa yang terjadi di sungai itu tanggung jawab kita,” tegas salah seorang koordinator acara Prabang Setiyono. 

Dengan kondisi sungai tercemar, lanjut praktisi lingkungan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) ini, masyarakat juga yang dirugikan. Air sungai tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk kegiatan sehari-hari.

“Untuk itu, pola pikir masyarakat terhadap sungai harus diubah. Sungai bukan lagi menjadi latar (halaman, Red) belakang. Tapi, harus menjadi latar depan. Dengan begitu pasti akan terjaga kebersihannya,” ungkapnya.

Ditambahkan Prabang, pihaknya akan menggerakkan kalangan milenial untuk ikut merawat sungai. “Kalau melihat generasi mudanya tergerak, maka generasi yang lebih tua akan ikut bergerak. Isitilahnya malu melihat anak muda saja mau (membersihkan sungai, Red), masa yang tua kalah,” tandasnya. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news