Senin, 16 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Aksi Pasang Baliho, Penolakan Tambang Emas di Selogiri Menguat

22 Februari 2019, 20: 28: 27 WIB | editor : Perdana

Aksi Pasang Baliho, Penolakan Tambang Emas di Selogiri Menguat

WONOGIRI - Gelombang penolakan pengoperasian tambang emas di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri kian menguat. Warga secara serentak memasang baliho penolakan di belasan titik strategis di lingkungan Desa Jendi.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Solo Jumat (22/2) pagi, setidaknya ada 17 baliho berukuran 2 meter x 3 meter mulai dipasang warga di tempat-tempat strategis. Mulai dari poskamling, pertigaan dusun, dan tempat-tempat berkumpul warga.

"Hari ini serentak dipasang di 17 titik. Tapi ada juga dusun yang belum memasang, mungkin besok," kata Perwakilan Pemuda Jendi Bersatu Umar Dani.

Pada baliho tersebut, bukan saja tertulis kalimat penolakan, tapi juga disertai peta wilayah terdampak tambang emas. Peta wilayah terdampak itu dipasang untuk memberikan pendidikan publik.

"Kalau dipasang peta seperti ini kan masyarakat jadi tahu, mungkin saat ada sosialisasi bahasanya terlalu tinggi, jadi masyarakat tidak mudheng," katanya.

Dalam baliho juga disertakan foto petisi penolakan warga yang beberapa waktu telah dikirimkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Setidaknya petisi penolakan itu ditandatangai warga di sembilan dusun di Desa Jendi. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia