Kamis, 18 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Surat Suara Pilpres Kurang 2.032 Lembar

Ribuan Lembar, Kesalahan Pihak Percetakan

23 Februari 2019, 16: 45: 11 WIB | editor : Perdana

DIJAGA: Ruang penyimpanan surat suara di KPU Klaten.

DIJAGA: Ruang penyimpanan surat suara di KPU Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten sudah menerima surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Namun hanya diterima sejumlah 1.024.617 lembar. Artinya masih ada kekurangan 2.032 lembar. Karena kebutuhan total di Kota Bersinar –julukan Klaten– sebanyak 1.026.649 lembar.

Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani mengaku ada kesalahan penghitungan dari pihak percetakan. Ada kemungkinan pihak percetakan hanya menghitung berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) plus 2 persen saja.

”Padahal seharusnya untuk penghitungannya, total surat suara setiap TPS ditambah 2 persen. Artinya masih ada kekurangan surat suara untuk pilpres ini. Temuan ini akan segera kami laporkan usai penyotiran dan pelipatan surat suara,” kata Kartika saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di ruang kerjanya, Jumat (22/2).

Pelaporan kekurangan nantinya dijadikan satu dengan surat suara rusak. Permintaan kekurangan dan penggantian surat suara yang tidak layak, langsung disampaikan ke KPU Pusat. Harapannya segera ada penambahan surat suara.

Pada 26 Februari nanti, akan dilakukan koordinasi terlebih dahulu. Terkait penyotiran dan pelipatan suarat suara. Total tenaga yang dibutuhkan sekitar 250 orang. Terbagi dalam sejumlah kelompokl. Per kelompok beranggotakan 10 orang. ”Penyotiran kami lakukan 28 Februari,” imbuhnya.

Usai penyotiran, dilanjutkan pelipatan surat suara. Ditargetkan pelipatan selesai dalam kurun 10 hari saja. KPU juga akan melakukan pengawasan ketat saat proses penyotiran hingga pelipatan. Saat memasuki aula KPU Klaten, akan diperiksa pihak kepolisian. Memastikan tidak membawa benda yang berpotensi merusak surat suara.

”Saya imbau petugas penyortiran dan pelipatan cermat dalam melaksanakan tugasnya. Tidak perlu terburu-buru. Tetapi harus dilihat secara seksama, sehingga tidak ada yang terlewat,” papar Kartika.

Komisoner KPU Klaten Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Wandyo Supriyatno menambahkan, ada sejumlah barang maupun benda yang tidak boleh di bawa petugas penyotiran. ”Petugas penyortiran harus steril dari benda membahayakan. Mulai dari silet, alat tulis, hingga benda lainnya yang bisa merusak surat suara,” bebernya. (ren/fer)

SURAT SUARA PILPRES DI KLATEN

1.024.617 lembar Jumlah surat suara yang diterima

1.026.649 lembar Total kebutuhan surat suara

2.032 lembar Kekurangan surat suara

250 orang Jumlah petugas penyortiran

10 hari Waktu penyortiran dan pelipatan

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia