Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Edukasi Musik di Mal

04 Maret 2019, 17: 30: 19 WIB | editor : Perdana

MERIAH: Workshop Ngerum Sesarengan yang digelar di Solo Paragon Lifestyle Mall.

MERIAH: Workshop Ngerum Sesarengan yang digelar di Solo Paragon Lifestyle Mall. (EDY WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengedukasi masyarakat melalui musik. Salah satunya dengan memadukan karakter tokoh dalam pewayangan lewat latihan musik. Sebagai suatu bentuk pengenalan, maka segmen yang disasar yaitu dari kalangan usia dini.

Konsep itulah yang bakal ditawarkan Mase Solo music course & studio kepada publik Solo dan sekitarnya. Aksi pertama yang dilakukan yaitu digelarnya drum workshop bertajuk ‘Ngedrum Sesarengan’. Dengan menghadirkan para drummer dari berbagai genre, mulai dari etnik fusion, rock, metal, blues, pop, jazz hingga funk, bertempat upper ground Solo Paragon Lifestyle Mall.

“Di sini kita tak sekadar mengenalkan musik tapi juga membawa tokoh wayang untuk kita edukasikan kepada kalangan usia dini. Nantinya akan ada 16 tokoh dalam pewayangan yang akan kita angkat sesuai karakter alat musiknya. Seperti di kelas drum akan ada tokoh Bimo Gedruk dan Arimbi Menabuh,” papar Direktur Mase Solo, Haryo Dananjoyo Adityo Bhawono, disela workshop, Minggu (3/3).

Ditambahkan Rio –sapaan Haryo Dananjoyo Adityo Bhawono, sesuai dengan konsep tersebut maka segmen yang disasar yaitu anak usia PAUD, TK hingga SD. Perwujudannya, mereka akan diajak outing clas berupa pengenalan musik dengan karakter tokoh pewayangan.

“Intinya akan kita kombinasikan antara unsur budaya berupa tokoh pewayangan dan alat musik. Nantinya anak akan kita kenalkan edukasi tentang sejarah tokoh pewayangan, kemudian kita kenalkan dengan alat musik,” jelasnya.

Sementara itu, Chief Marcomm Solo Paragon Lifestyle Mall, Veronica Lahji menambahkan, keberadaan Mase Solo sesuai dengan visi malnya yang turut mengusung nilai budaya lewat pewayangan. Di sisi lain, meski segmen yang dibidik anak-anak namun akan berdampak pada keluarga.

“Keberadaan Mase Solo akan menambah tenant mix dari segmen edukasi. Sekaligus satu-satunya tenant edukasi yang berada di dalam mal. Disamping itu diharapkan akan mampu mendongkrak trafik pengunjung. Karena akan memberi multiplayer efek,” jelas Vero –sapaan Veronica Lahji. (ser/edy)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia