Jumat, 26 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Terapkan Sistem HOTS, Klaim Soal UTBK Sulit Dibobol

07 Maret 2019, 17: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Terapkan Sistem HOTS, Klaim Soal UTBK Sulit Dibobol

SOLO – Uji coba ujian tulis berbasis komputer (UTBK) secara resmi baru dilakukan lembaga tes masuk perguruan tinggi (LTMPT), Sabtu (9/3). Untuk memastikan kelancaran kegiatan,  Panitia Lokal (Panlok) 44 Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPBM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar uji coba UTBK di beberapa lokasi ujian kemarin (6/3).

"Uji coba dilakukan oleh para teknisi dan admin server. Sejak mengunduh soal sampai pengerjaan soal ujian diujicobakan,” jelas Ketua Panlok 44 Sutarno.

Uji coba UTBK tersebut sekaligus mengecek sistem komputer. Ketika ditemukan masalah, bisa langsung dicarikan solusinya. “Proses pendaftaran masih terjadi beberapa kendala. Namun, kami serahkan ke pusat karena itu langsung ditangani pusat. Fatal kalau saat sudah ujian masih terjadi kendala. Tapi, mestinya sudah tidak ada kendala karena sudah dilakukan uji coba ini," papar dia.

Terkait potensi kebocoran soal, Sutarno mengklaim sangat minim terjadi. Sebab, soal yang diujikan menerapkan sistem higher order thinking skills (HOTS) dan bukan berupa soal yang sifatnya hapalan.

"Soal berupa analisis, evaluasi, dan sintesis. Bukan soal yang dihafalkan. Sistem HOTS ini butuh penalaran dalam menjawab," tegasnya.

Menurutnya, kesiapan pelaksanaan UTBK sudah mencapai 100 persen. Baik secara jaringan, teknis, teknisi, dan pengawas. Hingga kemarin, progres pendaftaran UTBK mencapai 269.060 pendaftar.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi menerangkan, bagi pendaftar yang diterima seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) wajib melakukan registrasi di universitas dan program studi yang dipilih.

Selama ini banyak pendaftar yang hanya coba-coba mengikuti SNMPTN dan tidak pernah seluruhnya melakukan daftar ulang. Sebagian dari mereka masih ingin mencoba peruntungan di jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN). (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia