Kamis, 20 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Polres Boyolali Gelar FGD, Ajak Cermat Sikapi setiap Informasi

07 Maret 2019, 10: 50: 59 WIB | editor : Perdana

KEKELUARGAAN: Kapolres Boyolali, AKBP berikan penghargaan kepada AKBP Kusumo Wahyu Bintoro kepada Direktur Jawa Pos Radar Solo, Marsudi Nurwahid.

KEKELUARGAAN: Kapolres Boyolali, AKBP berikan penghargaan kepada AKBP Kusumo Wahyu Bintoro kepada Direktur Jawa Pos Radar Solo, Marsudi Nurwahid. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Polres Boyolali menggelar Forum Group Discusion (FGD). Mengangkat tema ”Melalui Kebersamaan Wujudkan Pesta Demokrasi, Pileg dan Pilpres 2019”. Berlangsung di Gedung Pertemuan Semar Resto, Rabu (6/3). Menghadirkan narasumber Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Solo, KH. M Dian Nafi, dan Direktur Jawa Pos Radar Solo, Marsudi Nurwahid.

FGD dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh kepemudaan, organisasi masyarakat, instansi pemerintahan, serta mahasiswa. Nurwahid dalam kesempatan ini meminta masyarakat cermat menyikapi setiap informasi. Tidak mudah terpancing isu hoax seputar pemilu. 

Dia mencontohkan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengenakan pakaian Romo. Setelah ditelusuri ternyata gambar editan. Begitu pula calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin yang dikabarkan marah besar terhadap lahan yang dikuasai Prabowo. ”Setelah dikonfirmasi, Ma’ruf Amin belum pernah mengeluarkan pernyataan itu,” ucapnya.

Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin mengibaratkan pemilu laga sepak bola. KPU sebagai penyelenggara berusaha menggelar pertandingan sebaik mungkin. ”Kalah dan menang harus disikapi dengan bijak,” katanya.

Pengasuh Ponpes Al-Muayyad, KH. M Dian Nafi menekankan kepada peserta FGD dan masyarakat untuk menjaga kerukunan. Menurutnya pemilu merupakan bonus kemerdekaan bangsa Indonesia. ”Banyak negara-negara yang belum merdeka dan tidak bisa memilih pemimpin,” tuturnya.

Sementara itu Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan siap mengamankan pemilu, April mendatang. Bersinergi dengan Kodim 0724/Boyolali dan pihak-pihak terkait. Menciptakan kondusivitas pemilu yang aman, damai, dan sejuk.

”Kami di kepolisian berkomitmen mengamankan seluruh tahapan-tahapan pelaksanaan pemilu. Kami berharap peran serta masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. Karena pengamanan yang dilakukan aparat tak bisa maksimal tanpa dukungan masyarakat. Selain itu masyarakat juga diminta meningkatkan kesadaran menggunakan hak politik dan hak pilihnya dengan baik,” papar kapolres. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia