Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Wirausaha Itu Praktik, Tak Cuma Teori

08 Maret 2019, 17: 07: 30 WIB | editor : Perdana

FEMINIM: Coffee shop binaan Pusbangnis UNS. 

FEMINIM: Coffee shop binaan Pusbangnis UNS.  (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Guna merangsang mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) berwirausaha, program kewirausahaan mahasiswa kampus setempat menggelontorkan anggaran Rp 500 juta untuk pengembangan bisnis mahasiswa.

"Masalah yang dihadapi negara ini adalah angkatan kerja. Lulusan susah mencari pekerjaan. Belum ada lulusan yang berpikir membuka peluang usaha. Kami hadir untuk membentuk mahasiswa yang mandiri dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sebagai seorang pengusaha," beber Kepala Badan Pengembangan Usaha (BPU) UNS Edy Tri Haryanto usai peresmian Gedung Pusat Pengembangan Bisnis (Pusbangnis) UNS di kawasan Purwosari kemarin (7/3).

Edy menyebut banyak mahasiswa yang dididik kewirausahaan hanya dalam tataran teori. Melalui Pusbangnis, teori tersebut diimplementasikan. Mereka juga berkesempatan mengembangkan bisnisnya sampai di tingkat nasional maupun internasional.

"Kalau setiap pengusaha mempekerjakan lima orang saja. Sudah ada 200 orang yang dipekerjakan. Bisa dibayangkan jika kami membimbing mahasiswa menjadi pengusaha," sambungnya.

Salah seorang pengusaha didikan Pusbangnis, Fian mengembangkan bisnis coffee shop. Dia mengombinasikan kopi dengan kakao.

"Kami juga memberikan kesan feminim pada kedai kopi. Selama ini, kopi identik dengan laki-laki. Di coffee shop kami, stigma tersebut terkikis. Kami ingin mengenalkan bahwa kopi juga ramah terhadap perempuan," jelas dia. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia