Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Hapidin-Ugiek Berpeluang Jadi Duet Maut

10 Maret 2019, 16: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Hapidin-Ugiek Berpeluang Jadi Duet Maut

SOLO – Klub Persis Solo musim lalu mencetak 25 gol dari 22 laga, itu artinya perlaganya Persis mencetak tak sampai 2 gol. 

musim sebelumnya juga hampir serupa. dari 23 laga yang dijalanid ari babak penyisihan hingga 8 besar, Persis hanya bisa mencetak 28 gol.

Produktivitas gol Persis memang tak terlalu moncer, khususnya jika dibandingkan klub kompetitor lainnya, seperti PSS Sleman maupun Persiraja.

Musim ini misi kebangkitan diusung Laskar Sambernyawa. Empat striker sudah resmi berseragam Persis, dan semuanya bukanlan mantan pemain musim lalu yang dipertahankan manajemen.

Mereka yang sudah bergabung adalah Dimas Galih (eks Persik Kendal), Ugiek Sugiarto (eks Kalteng Putra), M Isa (eks Madura FC), dan Hapidin (eks Persibat Batang).

Jika kita melihat rapor keempatnya di musim lalu, tentu bakalan ada yang beranggapan optimistis, tapi tak sedikit juga yang bakalan pesimis.

Hapidin musim lalu sempat jadi buah bibir karena sukses mencetak banyak gol untuk Persiraja. Sayangnya pada 3 Agustus dirinya secara mengejutkan memutuskan mengudurkan diri. Harapannya untuk bergabung ke Persis Solo ternyata batal karena Persis lebih memilih mendatangkan Rudiyana. Mantan top skor Divisi 1 musim 2014 tersebut akhirnya memilih kembali ke klub lamanya Persibat Batang.

Selama di Persiraja, dirinya menjalani 11 laga, dengan raihan tujuh gol, dan berlanjut tiga gol saat berseragam Persibat (rapor gol lihat di grafis). 

Sementara Ugiek yang kemungkinan akan jadi rekan duetnya, musim lalu dirinya bergabung dengan dua klub. Yakni persibat Batang di babak penyisihan Liga 2, dan Kalteng Putra di babak 8 besar hingga final Liga 2 2018. Ugiek sempat berduet dengan Hapidin di babak kedua penyisihan Liga 2. Musim lalu mantan bomber Persiba Balikpapan dan PSCS Cilacap tersebut mencetak 10 gol, sembilan diantaranya diraih di Persibat.

Persis juga musim ini mendatangkan mantan top skor mereka di Piala Kemerdekaan 2015 silam. Sayangnya musim lalu, Dimas Galih tak terlalu moncer. Dirinya didepak dari Persiba Balikpapan karena kalah bersaing di posisi inti, yang rutin dipegang oleh Beni Oktobianto dan Rossi Noprihanis. Satu-satunya gol dia hanya dicetak di Persik Kendal, itupun di laga terakhir langkah tim ini, yang dipastikan terdegradasi musim ini.

Satu nama lainnya yang resmi bergabung dengan Persis adalah M Isa. Pemain asal Karanganyar tersebut, sempat berseragam PS Mojokerto Putra, dan musim lalu bermain untuk Madura FC. Dirinya lebih banyak di bangku cadangan, karena kalah bersaing dengan bomber lainnya, macam Joko Prayitno.

Dirinya sukses mencetak tiga gol saat berseragam Madura FC, itupun diraih di babak 128 Piala Indonesia. Momen tersebut terjadi saat timnya menang telak 5-1 atas Persepam Pamekasan di Stadion Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan (1/7/2018).

Isa juga ternyata sempat berduet dengan Hapidin di Persibat Batang. Itu terjadi saat Persibat melawan Bintang Kranggan. Dirinya mencetak satu gol, dalam laga yang berakhir dengan skor 4-1, di babak 64 besar Piala Indonesia tersebut.

”Isa sebenarnya pemain yang cukup bagus, dia pintar menempatkan diri. Tapi tipikal dia adalah targetman, jadi pemain lain tentu harus bisa memberikan umpan manis kepadanya,” terang rekan setimnya saat di tim Madura FC, Sukasto Efendi. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia