Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Rampungkan Pemasangan 100 Tower Samaran

12 Maret 2019, 12: 45: 59 WIB | editor : Perdana

KAMUFLASE: Microcel pool yang didirikan di lokasi strategis. Tower ini dapat digunakan tiga provider. 

KAMUFLASE: Microcel pool yang didirikan di lokasi strategis. Tower ini dapat digunakan tiga provider.  (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemkot memberikan izin kepada Balitower memasang sebanyak 50 microcel pool (MCP) di sejumlah titik. Menara samaran itu dapat digunakan tiga provider untuk memancarkan teknologi 4G.

Pemasangan 50 tower itu merupakan proyek lanjutan Balitower yang telah bekerja sama dengan pemkot pada 2017. Dalam kerja sama itu, Balitower akan memasang sebanyak 100 menara di Kota Bengawan. Saat ini mereka baru memasang separo dari target yang telah ditetapkan, seperti di depan GPIB Jemaat Penabur dan sekitar kantor Kelurahan Kampung Baru.

 “Izin sudah kita ACC, karena dulu sudah ada semacam kerja sama. Dari target 100 unit MCP, baru pasang 50, ini pasang 50 lagi,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Toto Amanto, Senin (11/3).

 MCP, lanjutnya, adalah jenis tower dengan desain minimalis dilengkapi aksesori tambahan sebagai partisi samaran. Misalnya, beberapa menara diberi dedaunan artifisial untuk menyamarkan keberadaan menara. Pemasangan juga memperhatikan estetika perkotaan yang dinamis. “Perizinan sudah selesai semua. Tinggal eksekusi saja,” imbuhnya.

Sekadar informasi, Balitower telah mengembangkan usahanya di beberapa kota. Mereka menyediakan dua layanan yakni penyewaan infrastruktur menara telekomunikasi makro dan mikro serta penyewaan infrastruktur jaringan fiber optic dan transmisi.

Direktur Operasional Bali Towerindo Sentra Robby Hermanto menyebut menara MCP merupakan modifikasi pemancar yang sederhana, pendek dan ramah lingkungan. “Biasanya tower itu besar dan tinggi. Ada juga cara menyamarkan dengan bentuk pohon kelapa, tetapi itu tidak bagus untuk di kota,” ucapnya.

Tidak hanya di Solo, perusahaan bersangkutan juga memasang 800 hingga 1.000 menara di sejumlah daerah di Indonesia. Robby menjelaskan, hingga 2017 perusahaan asal Bali ini telah memasang 1.225 menara. Triwulan pertama tahun lalu berhasil menambah 72 menara sehingga menjadi 1.297. Menara tersebut terdiri dari 114 jenis Self Supporting Tower (SST), 77 jenis Monopole Tower dan 1.106 MCP. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia