Sabtu, 20 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Chemistry Jadi Kunci Persis Solo

13 Maret 2019, 11: 50: 59 WIB | editor : Perdana

KESEMPATAN KEDUA: Bek Persis Solo Andriantono Oriza yang kembali mendapat kepercayaan untuk berseragam Persis Solo musim ini.

KESEMPATAN KEDUA: Bek Persis Solo Andriantono Oriza yang kembali mendapat kepercayaan untuk berseragam Persis Solo musim ini.

Share this      

SOLO – Harapan besar Pasoepati maupun Surakartans melihat Persis Solo berprestasi cukup besar. Agus Yuwono yang didapuk kembali menjadi pelatih musim ini, tentu dituntut bisa membentuk tim terbaik yang bisa membawa Laskar Sambernyawa berprestasi.

Hal ini tak mudah. Dari sisi komposisi, hanya ada empat pemain musim lalu yang dipertahankan. Mulai dari Tegar Hening Pangestu, Andri Prabowo, Okky Derry, dan Dedi Tri Maulana.

Situasi ini jelas membuat Persis punya pekerjaan rumah yang harus bisa mereka selesaikan, yakni membangun chemistry. ”Tapi saya lihat ada beberapa pemain yang sempat bergabung dengan pemain lainnya disatu klub berbeda di luar Solo, jadi sepertinya tak terlalu lama untuk bisa mengompakkannya. Kalau masalah ini hampir tiap musim juga pasti dirasakan oleh setiap tim,” ucap kiper Persis, Sukasto Efendi.

Beberapa pemain  memang sempat berseragam Persis beberapa tahun lalu. Jadi dari sisi atmosfir pertandingan Persis Solo, mereka sudah sempat merasakannya. Mulai dari Andriantono Oriza (Liga 2 2017), Dimas Galih (Piala Kemerdekaan 2015), higga Susanto yang sempat bergabung dengan Persis di ajang Divisi Utama versi LI musim 2013, dan ISC B 2016.

Selain itu Sukasto dan  M Isa musim lalu bermain di klub yang sama yakni Madura FC. Situasi yang sama juga dijalani Dimas Galih dan Oriza di Persik Kendal, dan Ilhamul Irhaz dan Jodi Kustiawan bergabung dengan PSS Sleman.

Untuk lini serang sepertinya chemistry sudah terbentuk. Hapidin dan Ugiek Sugiarto sempat berduet di klub Persibat Batang di putaran kedua Liga 2 musim lalu, sedangkan M Isa dan Hapidin sempat berduet di klub Persibat di ajang Piala Indonesia. 

”Dengan semakin rutinnya intensitas latihan, saya rasa cepat pemain kita nantinya akan kompak. Yang pasti tentu saya berharap secepatnya ada kepastian soal pembentukan tim, karena membuat skuad itu butuh proses panjang,” terang Pelatih Persis, Agus Yuwono. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia