Sabtu, 20 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Bocah SD Boyolali Meninggal Sesaat Setelah Operasi Amandel

13 Maret 2019, 17: 10: 01 WIB | editor : Perdana

Pemakaman Muhammad Ahsan Arrosyid hari ini

Pemakaman Muhammad Ahsan Arrosyid hari ini

Share this      

BOYOLALI – Orang tua Muhammad Ahsan Arrosyid, 8, tak menduga jika operasi amandel yang dijalani putranya akan membuat sang putra meninggalkan dunia untuk selama-lamanya. Kematian Ahsan yang dirasa janggal sempat memunculkan desas-desus di kalangan warga Dukuh Karang Kidul RT 02, RW 07, Desa Jurug, Kecamatan Mojosongo.

Pasalnya, siswa kelas I di salah satu SDIT di Boyolali itu meninggal dunia beberapa menit setelah menjalani operasi amandel Selasa (12/3) petang. Wakidi, ayah Almarhum Muhammad Ahsan Arrosyid mengungkapkan, putranya memang memiliki penyakit amandel. Oleh dokter, Ahsan pun dirujuk ke Rumah sakit  (RS) Hidayah Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo pada Selasa pagi.

”Sampai di rumah sakit. Anak saya disuruh puasa dulu sebelum menjalani operasi,” kata Wakidi usai pemakaman Rabu (13/3). 

Selasa sore, tim medis kemudian melakukan tindakan operasi. Ahsan dibius secara total. Setelah operasi selesai dan pasien tersadar, Ahsan dibawa ke bangsal perawatan. Namun, saat di bangsal kondisinya bertambah buruk.

”Kemudian dibawa ke ruang untuk dan dilakukan pacu jantung serta dipasangi berbagai alat,” kata Wakidi.

Tak berselang lama, Wakidi dan keluarga harus mendengar kenyataan pahit bahwa sang putra telah tiada. ”Saya menduga adik saya sudah meninggal waktu di bangsal tadi. Jadi di ICU itu hanya kedok seolah-olah dokter sudah berusaha keras,” tambah Fajar Saefudin, anak pertama Wakidi.

Meski masih merasakan kejanggalan atas kematian sang adik, Fajar mengaku dia dan keluarga sudah ikhlas. ”Kami menerima dan tak akan menuntut pihak mana pun. Kami ini orang kecil,” pungkas Fajar. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia