Kamis, 21 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Kembangkan Bawang Putih di Lereng Gunung Merapi

14 Maret 2019, 17: 35: 24 WIB | editor : Perdana

MELIMPAH: Panen bawang putih di Kecamatan Selo, Rabu (13/3).  

MELIMPAH: Panen bawang putih di Kecamatan Selo, Rabu (13/3).   (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

BOYOLALI – Di tengah ancamanan erupsi Gunung Merapi, wilayah Kecamatan Selo, Boyolali menyimpan potensi alam luar biasa. Didukung tanah yang subur. Tak heran berbagai macam sayuran serta komoditas pangan lainnya tumbuh subur di lereng Merapi.

Tak terkecuali tanaman bawang putih yang baru diujicobakan. Cukup memuaskan. Panen perdana bawang putih varietas lumbu hijau ini berlangsung Rabu (13/3).

”Ternyata di Boyolali bawang putih bisa panen pertama kalinya. Hasil panenan sangat menggembirakan. Petani sudah membuktikannya dengan hasil panen 14-15 ton per hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali, Bambang Jiyanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Waktu tanam bawang putih cukup singkat. Antara 105-120 hari. Diharapkan komoditas ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan lereng Merapi. Melimpahnya hasil panen bawang putih ini membuktikan Kota Susu mampu menyumbang swasembada bawang putih bagi kebutuhan masyarakat Indonesia.

”Coba dikembangkan sekitar 20 hektare. Sementara ini bawang putih yang kami produksi semua untuk bibit. Karena kebutuhan bibit di Indonesia sangat kurang,” papar Juwaris.

Suyitno, anggota Kelompok Tani Sidomekar, Kecamatan Selo mengaku hasil panen bawang putih bisa diandalkan. ”Sangat berhasil. Tahun depan akan kami perbanyak menanam bawang putih. Karena hasilnya lebih bagus dibanding menanam sayuran,” ungkap warga Selo ini. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia