Kamis, 21 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Pilkades Klaten, 83 Calon Petahana Tak lagi Diinginkan Warganya

14 Maret 2019, 19: 51: 47 WIB | editor : Perdana

Rekapitulasi data hasil penghitungan pilkades di ruang rapat B1 Setda Klaten

Rekapitulasi data hasil penghitungan pilkades di ruang rapat B1 Setda Klaten

KLATEN – Meski punya nilai plus berupa pengalaman memimpin desa di periode sebelumnya, itu tak memberi jaminan mulusnya jalan para calon kepala desa (cakades) petahana saat bertarung kembali. Faktanya, sebanyak 83 cakades petahana terpaksa gigit jari lantaran kalah dengan penantangnya dalam pilkades serentak yang digelar di Klaten Rabu (13/3).

Pilkades serentak digelar di 269 desa di Klaten dan diikuti 747 cakades. Dari jumlah tersebut, sebanyak 218 cakades merupakan petahana. 

Berstatus sebagai petahana, namun tidak semua calon bisa mudah mengalahkan penantangnya. Hanya 135 cakades petahana yang mampu unggul, sedangkan 83 lainnya keok. 

”Tentu hasil itu bisa menjadi refleksi bagi para petahana, apa yang sudah dilakukan selama ini.  Kita ketahui daya kritis masyarakat di desa juga semakin tajam. Jadi, seharusnya para petahana tahu apa yang menjadi kemauan masyarakat,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekminto Kamis (14/3).

Ronny berharap, para petahana yang gagal terpilih kembali bisa legawa. Tidak perlu ada demo hingga gugatan untuk memprotes hasil surat suara yang diperolehnya. ”Namun, secara terbuka kami siap memberikan penjelasan jika ada calon yang tidak puas,” pungkas dia. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia