Kamis, 21 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Rusun Mangkubumen Siap Ditempati

15 Maret 2019, 12: 05: 59 WIB | editor : Perdana

LIMA LANTAI: Rusun Mangkubumen di Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari yang dibangun dengan anggaran Rp 22 miliar.

LIMA LANTAI: Rusun Mangkubumen di Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari yang dibangun dengan anggaran Rp 22 miliar. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

SOLO – Pembangunan rumah susun (rusun) Mangkubumen, Banjarsari telah rampung. Beberapa kamar telah dilengkapi mebeler. Warga yang berminat tinggal di lokasi tersebut bisa mendaftarkan diri ke pemkot.

Rusun Mangkubumen dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dengan anggaran Rp 22 miliar. Rusun lima lantai itu dikerjakan oleh Erdea Riyah, sebuah kerja sama operasional (KSO) beberapa perusahaan asal Jakarta.

Seharusnya, pekerjaan fisik selesai akhir Desember 2018. Tapi, baru rampung awal Maret. Curah hujan tinggi menjadi salah satu alasan pelaksana proyek. “Kendalanya hujan terus. Ini tinggal merapikan sedikit. Saya sisir mana-mana yang perlu perbaikan. Seperti dinding gompel atau yang lain. Lusa dari Kementerian datang melihat, kemudian PHO (provisional hand over/serah terima). Kita menyerahkan ke kementerian,” terang Project Manager Erdea Riyah Gatut Bramantyo, Kamis (14/3).

Demi menyelesaikan 77 unit kamar di rusun tersebut, kontraktor mempekerjakan 248 orang yang dibagi dalam dua sif. Meski terlambat tiga bulan, rusun Mangkubumen siap ditempati.

“Yang sudah masuk ada tempat tidur, lemari, kipas angin juga sudah ada. Yang menempati tinggal masuk saja,” katanya.

Kepala UPT Rumah Sewa Disperum KPP Surakarta Iswan Fitradias Pengasuh mengaku telah melakukan koordinasi terkait pemanfaatan rusun Mangkubumen. Langkah administrasi tengah ditempuh agar pemkot dapat memanfaatkan rusun tersebut. 

Surat permohonan telah dikirim ke satuan kerja nonvertikal tertentu (SNVT) Penyedia Perumahan Jawa Tengah dan Kementerian PUPR agar pemkot dapat memanfaatkan rusun.

“Ini proses pengurusan administrasi. Jangan sampai pekerjaan selesai, tapi surat menyurat belum selesai. Jauh sebelum bangunan rampung, kita sudah melakukan pendataan bagi calon penghuni,” ujar dia.

Menurut Iswan, antrean untuk menempati rusun di Kota Bengawan cukup tinggi. “Masyarakat silakan mengajukan permohonan ke rusun mana. Banyak pertimbangan dari masyarakat, misalnya jarak rusun dengan lokasi usaha, sekolah anak, atau keluarga besarnya. Jadi tidak serta merta langsung ditempatkan,” katanya.

Rusun Mangkubumen sendiri memiliki spesifikasi yang berbeda dari rusun yang dibangun pemkot maupun kementerian sebelumnya. Desain rusun mempertimbangkan sirkulasi udara dan cahaya yang cukup. Dalam satu unit terdiri dari kamar tidur, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia