Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Warga Pinggir Rel Berhak Dapat RTLH

15 Maret 2019, 21: 19: 27 WIB | editor : Perdana

BELI TIKET: Aktivitas di loket Stasiun Wonogiri Kota. Di sepanjang jalur rel KA terdapat puluhan rumah tidak layak huni. 

BELI TIKET: Aktivitas di loket Stasiun Wonogiri Kota. Di sepanjang jalur rel KA terdapat puluhan rumah tidak layak huni.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Kabar gembira bagi puluhan warga yang tinggal di daerah pinggir rel (DPR) kereta api (KA). Mereka berhak mendapatkan bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH).

"Kita sudah melakukan konsultasi, termasuk ke PT KAI (Kereta Api Indonesia). Sebatas itu sudah mendapatkan izin dari pemilik aset, maka bantuan RTLH bisa direalisasikan," terang Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Kamis (14/3).

Bantuan RTLH bagi warga di daerah pinggir rel didanai APBD Wonogiri, sehingga harus bisa dipertanggungjawabkan, termasuk aspek legalitasnya. "Pada prinsipnya goal-nya satu, yakni membangun kesetaraan meminimalkan kesenjangan,” terang bupati.

Menurut Joko Sutopo, rekomendasi dari PT KAI, ada 34 warga dengan rumah tidak layak huni yang bisa dibantu pada tahun ini. Sisanya menyusul kemudian. 

Sementara itu, secara keseluruhan, di Wonogiri terdapat 38.000 warga yang menempati RTLH. Jumlah tersebut terus ditekan dengan upaya rehab dan menyisakan sekitar 10.000 warga di RTLH.

"Datanya (RTLH, Red) liar. Lalu kita verifikasi dan validasi, disertai data foto dan gambaran umum menjadi 10 ribu-an. Kalau jumlah segitu, kami yakin 2020 masalah RTLH akan selesai," terang Joko Sutopo. 

Sekadar informasi, pada 2018, pemkab menggelontorkan Rp 23 miliar untuk rehab RTLH. Rinciannya, Rp 6,1 miliar dari APBD Wonogiri, Rp 5,2 miliar dari dana alokasi khusus (DAK).

Selanjutnya, Rp 3 miliar dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian PUPR, Rp 7,5 miliar dari bantuan keuangan Pemprov Jateng, dan Rp 1,8 miliar dari corporate social responsibility (CSR). (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia