Kamis, 21 Mar 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Sambut Arus Mudik, Terminal dan Stasiun Mulai Berbenah

16 Maret 2019, 09: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Sambut Arus Mudik, Terminal dan Stasiun Mulai Berbenah

SOLO - Terminal dan stasiun terus berbenah. Langkah ini dilakukan, mengingat beberapa bulan jelang musim liburan hingga pascalebaran diprediksi bakal ada peningkatan jumlah penumpang moda transportasi darat.

Melihat fakta beberapa tahun sebelumnya saat angkutan mudik Lebaran, Terminal Tipe A Tirtonadi selalu jadi jujugan armada mudik gratis dari Kementerian Perhubungan dan sejumlah instansi lain penyelenggara mudik gratis. Karena itu, pihak terminal bakal menyiapkan sejumlah sarpras penunjang layanan. 

“Lebaran 2018, ada 25 bus mudik gratis kementerian. Belum ditambah dengan bus dari instansi atau swasta. Dan tahun ini pasti akan jauh lebih banyak. Perkiraan bisa sampai 60 armada ,” jelas Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi, Joko Sutriyanto, kemarin (15/3).

Selain adanya rombongan armada program mudik gratis, bus reguler di terminal pun dipastikan mengalami peningkatan pada musim libur lebaran. Kendati demikian, peningkatan busa reguler bakal terlihat saat libur panjang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. 

“Hari biasa, bus reguler keluar-masuk terminal sampai 1.500-1.600 armada dalam sehari. Dengan estimasi penumpang mencapai 10-12 ribu per harinya. Kalau kenaikannya saat Lebaran bisa 30-40 persen dari hari normal. Masa liburan yang panjang berpotensi menambah,” kata Joko.

Atas dasar inilah pihak terminal bakal memaksimalkan segala fasilitas yang ada. Mulai dari pengamanan sampai dengan pelayanan pada penumpang. “Yang paling penting dalam beberapa bulan ke depan pemaksimalan seperti ram check kami perketat saat bus masuk maupun keluar. Penempatan petugas jaga, petugas pengatur lalu lintas, maupun pemaksimalan fasilitas lainnya seperti klinik kesehatan, pembangunan pos keamanan, maupun tata kelola parkir di dalam terminal,” kata Joko.

Sementara itu, sejumlah stasiun kereta api hingga kini masih menunggu kereta api tambahan untuk arus mudik Lebaran 2019. Karena itu, berapa gerbong tambahan yang akan disiapkan untuk musim mudik kali belum dapat dipaparkan secara gamblang. 

“Tiga KA yang biasa beroperasi saat mudik Lebaran sudah kami pastikan siap, namun penambahan ada tidaknya KA atau gerbong masih menunggu koordinasi dari kantor pusat,” ujar Kepala Stasiun Solo Balapan, Suharyanto.

Meski masih menunggu koordinasi, pihaknya menilai KA Argolawu, dan Argo Dwipangga yang menuju Jakarta-Solo berpotensi mengalami penambahan gerbong. Dalam kapasitas maksimal penambahan masing-masing dua gerbong untuk tiap kereta api. 

“Menimbang mudik tahun lalu, dua KA yang menuju Jakarta-Solo ditambah dua gerbong. Hari biasanya mengangkut 10 gerbong, saat musim lebaran, ada potensi penambahan jumlah gerbong sebanyak dua unit,” ujar dia. 

Saat mudik Lebaran diprediksi lebih kurang 10 ribu penumpang bakal memadati Stasiun Solo Balapan. Karena itu, pihaknya memperketat satuan pengamanan, dan bekerjasama TNI serta Polri. Apalagi setelah dibukanya sky bridge 24 jam bagi penumpang dan masyarakat umum. Dengan demikian, keamanan di jembatan layang sepanjang 470 meter tersebut juga jadi perhatian khusus pihak stasiun. 

“Keamanan penumpang bakal kami perketat, mudik Lebaran 2018 mencapai lebih kurang 10 ribu orang, baik itu datang dan pergi harus diberi kenyamanan dan keamanan selama di stasiun. Soal sky bridge, kami akan kolaborasi dengan terminal untuk keamanan,” tutur Suharyanto. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia