Minggu, 26 May 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Urai Keruwetan Lalin Tugu Bung Karno, Polisi Usul Ubah Arus Kendaraan

16 Maret 2019, 18: 06: 44 WIB | editor : Perdana

PUSAT KOTA: Arus lalin di bundaran tugu Bung Karno segera dievaluasi agar berfungsi optimal.

PUSAT KOTA: Arus lalin di bundaran tugu Bung Karno segera dievaluasi agar berfungsi optimal. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI – Rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan bundaran tugu Bung Karno belum berfungsi maksimal. Satlantas Polres Wonogiri memberikan masukan agar dinas perhubungan (dishub) melakukan evaluasi. Di antaranya, mengubah arah lalu lintas kendaraan dari Alun-Alun Giri Krida Bakti. 

Kepala Dishub Wonogiri Ismiyanto mengakui rekayasa lalu lintas belum optimal. "Sebenarnya sudah berfungsi, tapi, kok belum optimal. Saat ini kami upayakan biar optimal dengan menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak," katanya, Jumat (15/3). 

Hanya saja, Ismiyanto masih enggan membeberkan hasil rapat tersebut. Karena belum dilaporkan kepada Bupati Wonogiri Joko Sutopo. "Hasilnya masih kita rumuskan,” ujar dia. 

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kasat Lantas AKP Dwi Erna mengatakan, pada rapat koordinasi bersama dishub, pihaknya memberikan sejumlah usulan. "Kalau bundaran, ya supaya optimal, (arus kendaraan, Red) memang harus melingkar," ungkapnya. 

Usulan tersebut antara lain yakni membalik arus lalu lintas di Alun-Alun Giri Krida Bakti dan memasang pita kejut. "Biasanya kalau dari arah Ponten atau Pokoh menuju kantor kabupaten belok kiri di jalan antara alun-alun dan Pengadilan Agama ke selatan. Masukan kami dibalik, yang dari arah Ponten melingkar dulu di bundaran, lalu menyeberang ke selatan di depan kantor DPRD," beber dia.

Selanjutnya, kendaraan dari kawasan Agraria tidak boleh menyeberang ke arah kantor DPRD. Harus memutar hingga sebelah barat jembatan Pokoh. Pita kejut dapat dipasang di jalan dari arah Pokoh agar kendaraan bisa sedikit melambat karena ada perlintasan. 

"Masalahnya kita selesaikan satu-satu. Untuk sementara masukan kami ya membalik arah lalu lintas di alun-alun. Sembari dikaji lagi untuk kendaraan yang dari arah Agraria," ucap Dwi. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia