Sabtu, 20 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Sidang Praperadilan Tewasnya Terduga Teroris Klaten Siyono

Keluarga Tuntut Kejelasan Kematian Tak Wajar

18 Maret 2019, 20: 45: 50 WIB | editor : Perdana

Sidang Praperadilan Tewasnya Terduga Teroris Klaten Siyono

KLATEN – Sidang perdana praperadilan kasus kematian terduga teroris Siyono digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kabupaten Klaten pada Senin (18/3) pagi. Agenda sidang hari ini adalah pembacaan permohonan dari pemohon, yakni Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) yang mendapat kuasa dari Suratmi, istri Siyono.

Sidang dipimpin hakim Kurnia Dianta Ginting. ”Kami telah membacakan permohonan yang pada intinya adanya penghentian kasus kematian Siyono secara diam-diam. Ada penghentian materiil hukum acara pidana. Karena kami sudah beberapa kali meminta perkembangan kepada penyidik tetap tidak pernah dijawab,” jelas Ketua TPK Trisno Raharjo.

Trisno menegaskan, pelopor berhak mengetahui perkembangan dari penyidikan atas kasus kematian Siyono. Ini untuk mendukung proses penyidikan kepolisian jika dibutuhkan saksi untuk memperkuatnya. Tetapi hingga tiga tahun berlalu, keluarga tidak mengetahui sama sekali perkembangan kasus kematian Siyono yang dianggap tak wajar itu.

“Padahal penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah ada tindak pidana pada kasus kematian Siyono. Dari versi Mabes Polri sendiri kan jika kematian Siyono diakibatkan perkelahian dengan anggota Densus 88 Antiteror,” jelasnya.

Sementara itu, termohon dalam hal ini Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi mengungkapkan, Polres Klaten siap menghadapi praperadilan kasus kematian Siyono. 

Sebagai informasi, terduga teroris asal Klaten Siyono ditangkap Densus 88 Antiteror pada Maret 2016 silam. Namun tak lama setelah penangkapan, Siyono tewas karena bergulat dengan petugas. Keluarga dan sejumlah pihak curiga atas kematian Siyono yang dianggap tak wajar. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia