Senin, 23 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Disebut Cawapres 02 saat Debat, Ini Kronologi Sakitnya Niswatin Naimah

19 Maret 2019, 22: 39: 29 WIB | editor : Perdana

WAS-WAS: Niswatin Naimah menunjukkan berkas pengobatan beberapa waktu lalu.

WAS-WAS: Niswatin Naimah menunjukkan berkas pengobatan beberapa waktu lalu. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Niswatin Naimah, 44, warga Dukuh Babadan, Desa Bentak, Kecamatan Sidoharjo mendadak tenar di media sosial dua hari terakhir. Namanya disebut dalam acara Debat Cawapres, Minggu (17/3).

Dalam debat tersebut, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut pelayanan BPJS Niswatin Naimah distop. Ternyata Niswatin sempat curhat ke Sandiaga Uno saat kunjungan ke Pasar Bunder, Sragen 30 Desember 2018 silam.

Guru SMK 1 Muhammadiyah Sragen ini mengidap penyakit kanker payudara stadium 2. Niswatin sejauh ini sudah menjalani kemoterapi yang tercover BPJS sampai Okteber 2018 lalu. Karena perlu pengobatan tambahan, dia butuh obat suntikan herceptin. Awalnya suntikan herceptin dikover BPJS, namun aturan BPJS mendadak berubah pada 1 April 2018. Sehingga Niswatin tak lagi terkover BPJS.

”Saya menjalani kemo sampai Oktober, artinya saya tidak bisa mendapatkan suntikan itu lagi,” jelasnya.      

Padahal dirinya harus mendapat 8 kali suntikan. Sementara biayanya yang dikeluarkan sekitar Rp 15 juta. Dia heran mengapa jaminan kesehatan untuk penderita kanker justru dicabut pada April 2018 lalu.

”Itu yang saya sampaikan ke Pak Sandi, saya sendiri tidak mampu biaya sebesar itu,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto mengatakan, pihak rumah sakit menjalankan Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) nomor 22 tahun 2018 mengenai penggunaan obat trastuzumab herceptin. Namun aturan itu mulai berubah pada 1 April 2018.

”Dokter untuk mengeluarkan harus sesuai aturan,” terangnya.

Dijelaskan, BPJS tidak menghapuskan penggunaan obat itu untuk pasien kanker. Namun ada persyaratan tertentu. Sedangkan Niswatin masih belum masuk persyaratan yang dimaksud dalam permenkes. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia