Kamis, 24 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Dosen Universitas Mesir: Indonesia Belum Sadar Punya Potensi Besar

20 Maret 2019, 17: 30: 38 WIB | editor : Perdana

BERI SARAN: Dekan University Ismailia Egypt Nadia Hussein beri kuliah umum di UMS.

BERI SARAN: Dekan University Ismailia Egypt Nadia Hussein beri kuliah umum di UMS. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Sektor pariwisata Indonesia memiliki banyak potensi. Negara lain pun mengakui kelebihan tersebut. Salah satunya, Mesir. Sayangnya, Indonesia belum optimal mengelolanya. Terbukti, kunjungan turis ke Malaysia malah lebih banyak.

"Kenapa lebih banyak kunjungan turis ke Malaysia daripada ke Indonesia? Padahal Indonesia punya banyak hal menarik. Mulai dari budaya, kuliner, dan pemandangan alam. Itu karena Indonesia belum menyadari kelebihan pariwisata tersebut," beber Dekan Fakultas Pariwisata dan Manajemen Hotel Suez Canal University Ismailia Egypt Nadia Hussein Ahmed Maher dalam kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kemarin.

Sedangkan di Mesir lebih parah lagi. Menurut Nadia, stigma yang melekat adalah negara teroris. "Ini menyebabkan terbelakangnya industri pariwisata di Mesir. Untuk memperbaiki itu, kami menganalisa perlu dibentuk program promosi berkaitan industri pariwisata," sambungnya.

Sebagai solusi, Nadia menyebut perlu digencarkan promosi. Promotor pariwisata harus mampu mendorong potensi pariwisata yang dimiliki. 

"Kita tidak perlu mengerti apa yang diinginkan turis. Tapi, bagaimana cara kita mengajak mereka datang ke tempat-tempat wisata kita. Karena keinginan manusia selalu berubah dan berganti tiap waktu," ungkapnya.

Rektor UMS Sofyan Anif menambahkan, turis asing di Timur Tengah mayoritas dari Indonesia. Begitu juga sebaliknya. Menurutnya, hubungan ini dapat ditingkatkan dengan jalinan kerja sama antara UMS dengan universitas di Mesir. Salah satunya di Suez Canal University, Ismailia Egypt. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia