Minggu, 18 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Harga Bawang Putih di Solo Melonjak, Tembus Rp 45 Ribu/Kg

20 Maret 2019, 23: 05: 47 WIB | editor : Perdana

TPID Solo menggelar sidak harga komoditas di Pasar Gede

TPID Solo menggelar sidak harga komoditas di Pasar Gede (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Solo melonjak drastis. Harganya mencapai Rp 45 ribu per kilogram (kg).

Kenaikan harga bawang putih yang cukup drastis itu terjadi dalam tiga hari terakhir. Harga bawang putih kating yang semula berkisar Rp 32 ribu per kg, melonjak menjadi Rp 45 ribu per kg.

Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo Bandoe Widiarto mengatakan, pihaknya akan mencari tahu penyebab naiknya harga komoditas bawang. Termasuk bakal menghadirkan distributor besar. 

Diakui dia, mayoritas bawang putih memang diimpor dari luar negeri. Salah satunya dari Tiongkok. ”Jika di Tiongkok tidak ada masalah, tentu harga bawang putih tidak ada gejolak seperti ini. Apalagi kita sudah ada jalan tol yang memperlancar pengiriman,” jelas Bandoe Rabu (20/3).

Kenaikan harga bawang putih tersebut juga diikuti bawang merah. Bawang merah mengalami perubahan harga dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 40 ribu per kg. Padahal di daerah Boyolali, Sragen, dan Brebes sebagai pusat budidaya bawang merah tidak mengalami masalah.

”Kita akan cari satu per satu akar persoalan kenaikan harga yang tidak terkontrol ini. Pasti ada sebabnya,” pungkas Bandoe. (gis/ria)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia