Minggu, 18 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Duh, Warga di Kawasan Kekeringan Air Nekat Curi Air

21 Maret 2019, 21: 04: 43 WIB | editor : Perdana

Warga keluar dari mulut luweng Kuthah, Parangupito

Warga keluar dari mulut luweng Kuthah, Parangupito

Share this      

WONOGIRI – Perilaku masyarakat di kawasan krisis air Wonogiri Selatan atas dibangunnya infrastruktur saluran air bersih, terkadang justru membuat kecewa. Bukan berupaya untuk menjaga dengan baik, ada sejumlah warga yang justru melakukan praktik pencurian air dengan melubangi pipa utama.

Hal itu ditemui Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek di wilayah Songbledeg, Paranggupito. Pemkab menggelontorkan anggaran Rp 2 miliar untuk mengalirkan air dari sumber air luweng Kuthah ke hidran umum (HU). 

”Sebulan pertama lancar, kedua lancar. Berikutnya mulai timbul masalah. Pipa utama dilubangi, disambung paralon dialirkan ke rumah-rumah warga,” papar Jekek Kamis (21/3). 

Bahkan, lanjut Jekek, pihaknya menemukan 12 sambungan pipa paralon dari pipa utama. Dari pipa utama dilubangi, kemudian disalurkan ke rumah. Akibatnya aliran ke HU berkurang.

”Kita sudah kita minta camat untuk kumpulkan warga. Saat ini sudah klir. Kami menyampaikan hal ini supaya masyarakat paham bahwa infrastruktur yang dibangun pemerintah harus dijaga,” pungkasnya. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia