Jumat, 26 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Guru Dituntut Aktif Bikin Karya Tulis

21 Maret 2019, 21: 32: 09 WIB | editor : Perdana

SISWANTO, Kepala Disdikbud Wonogiri

SISWANTO, Kepala Disdikbud Wonogiri (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

WONOGIRI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri Siswanto mengakui masih banyak guru belum terbiasa membuat karya tulis atau jurnal. Sebab itu, pihaknya mendorong para guru aktif mengikuti pelatihan maupun bimbingan teknis menulis. 

Menurut Siswanto, guru membuat karya tulis sekadar memenuhi kewajiban. Misalnya sebagai syarat kelulusan pendidikan strata 1. "Memang para guru ini belum terbiasa menulis. Seperti artikel atau menghimpun permasalahan terkait pembelajaran belum tertulis cukup baik," terangnya kemarin (20/3). 

"Dari 4.000 guru, ya masih banyak yang ‘tidur’. Tapi, ada yang sudah membuat dan menerbitkan buku. Bahkan karena karya tulisnya bisa berprestasi tingkat nasional," imbuh dia. 

Kepala disdikbud mendorong para guru menggali permasalahan dalam pembelajaran serta menuangkan solusinya dalam sebuah karya tulis atau jurnal ilmiah. 

"Jadi teman-teman ini (guru,Red) bakal lebih banyak berhadapan dengan para penulis. Ini tuntutan. Tidak bisa tidak. Karena kenaikan golongan harus menyertakan karya tulis ilmiah. Entah itu artikel jurnal dan sebagainya," bebernya.

Diketahui, Jawa Pos Radar Solo akan menggelar pelatihan menulis Artikel Populer pada Minggu (24/3) di rumah makan Alami Sayang, Ngadirojo, Wonogiri. Diperkirakan, kegiatan yang akan dibuka kadisdikbud ini diikuti sebanyak 100 guru. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia