Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Musnahkan Barang Bukti Sabu-Sabu Rp 1,4 Miliar 

23 Maret 2019, 10: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Musnahkan Barang Bukti Sabu-Sabu Rp 1,4 Miliar 

SOLO – Kasus narkotika di Kota Bengawan terus meningkat. Hampir setiap hari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta menerima pelimpahan satu hingga dua kasus. Kemarin, kejari juga memusnahkan barang bukti berupa ratusan gram sabu-sabu senilai Rp 1,4 miliar.

Kepala Kejari Surakarta Teguh Subroto mengatakan bahwa dalam sepekan pihaknya bisa membuat surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan (SPDP) untuk narkotika. Jumlah tersangka ada satu hingga lima orang.

“Jadi bisa dikatakan cukup tinggi. Setiap hari kami juga melimpahkan perkara narkotika ke PN (Pengadilan Negeri) Surakarta,” kata Teguh.

Ditambahkan Teguh, pihaknya akan berkoordidasi dengan steakholder untuk mencari solusi terkait guna menumpas peredaran barang haram tersebut. Sebab, selama ini mayoritas sasaran mereka merupakan anak-anak usia remaja sebagai penerus bangsa.

“Namun hal tersebut sepertinya akan sulit terwujud apabila tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk memerangi narkotika. Memberantas narkotika bukan hanya tugas kepolisian, kejaksaan, pengadilan atau pemkot. Tapi masyarakat juga harus aktif,” papar Teguh.

Sebagai bentuk komitmen kejaksaan, kemarin pagi hari dimusnahkan barang bukti dari 65 tersangka yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Kasus mulai Oktober 2018 kemarin Maret ini. Dari tangan tersangka diperoleh barang bukti berupa 580 gram sabu-sabu, 13 unit timbangan digital, 25 buah alat hisap sabu, serta 36 hand phone yang digunakan para pelaku untuk melakukan transaksi.

Kejaksaan juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah parang dan 20 unit kelengkapan judi. Setelah status hukum para tersangka inkrah, seluruh barang bukti yang diamankan dimusnahkan dengan cara dibakar sesuai dengan keputusan majelis hakim. “Untuk barang bukti terbesar dari terpidana atas nama Yoga Pratama. Barang bukti 30 gram sabu-sabu,” katanya.

Sementara itu, Kanit 1 Satnarkoba Polresta Surakrata AKP Suparmin yang mengikuti jalannya pemusnahan barang bukti itu mengatakan, diperkirakan harga jenis sabu-sabu itu sekitar Rp 2-3 juta setiap gramnya. “Sehinga kalau ditafsir total harga BB ini senilai Rp 1 miliar lebih, katanya.

Menurutnya, terjadi peningkatan jumlah dari barang bukti setiap perkaranya. Setiap bulan, satnarkoba ditarget menyelesaikan delapan kasus narkoba. Namun yang terjadi tangkapan polresta lebih dari dua kali lipat. “Untuk bulan ini saja, kami sudah mengamankan 22 pelaku,” katanya. (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia