Jumat, 26 Apr 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Polres Sukoharjo Buru Penyebar Leaflet Black Campaign 

23 Maret 2019, 10: 55: 59 WIB | editor : Perdana

SIAP SIAGA: Personel gabungan TNI dan Polri siap amankan pemilu dari segala macam bentuk gangguan.

SIAP SIAGA: Personel gabungan TNI dan Polri siap amankan pemilu dari segala macam bentuk gangguan. (RYANTONO P.S./RADAR SOLO)

SUKOHARJO – Polres Sukoharjo menemukan leaflet berisi kampanye hitam yang menyerang salah seorang pasangan calon presiden. Pelaku penyebaran masih dalam pengejaran.

”Materinya (kampanye hitam, Red) ajakan terhadap pergerakan tertentu. Itu membahayakan kalau dicerna secara langsung oleh masyarakat,” Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi kemarin (22/3).

Leaflet tersebut, lanjut kapolres, ditemukan di kawasan yang tidak dilengkapi kamera closed circuit television (CCTV). Artinya, pelaku kampanye hitam sudah mengenal daerah bersangkutan sehingga bisa memprediksi aksinya bakal sulit terawasi. 

Iwan mengimbau masyarakat tidak menelan mentah-mentah setiap informasi yang mereka terima. Polres Sukoharjo juga mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk menangkal potensi hoax di masyarakat.

”Informasi meresahkan seperti pembunuhan karakter, adu domba yang bersifat black campaign atau kampanye hitam, silakan dilaporkan,” tegasnya.

Kapolres memastikan dalam pemilu tidak boleh ada ancaman, intimidasi, dan lainnya. Setiap warga negara memiliki kebebasan memilih calon pemimpin bangsa.

Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Candra menerangkan, pihaknya selalu bekerja sama dengan polres memerangi hoax maupun kegiatan lain yang mengganggu kelancaran pemilu. ”Semuanya turun bersama mengawasi agar pemilu damai dan kondusif,” ungkap dia.

Candra juga memastikan seluruh anggotanya netral. Bila ada anggota terindikasi terlibat politik, pihaknya tak segan memberikan sanksi. (yan/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia