Minggu, 25 Aug 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Anggarkan Rp 150 Juta untuk Honor Linmas

23 Maret 2019, 13: 05: 59 WIB | editor : Perdana

INSPEKSI PASUKAN: Bupati Joko Sutopo di HUT Damkar, satpol PP, dan Linmas, Jumat (22/3). 

INSPEKSI PASUKAN: Bupati Joko Sutopo di HUT Damkar, satpol PP, dan Linmas, Jumat (22/3). 

Share this      

WONOGIRI – Pemkab menganggarkan lebih dari Rp 150 juta untuk honor personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) tingkat kecamatan dan desa/kelurahan yang membantu pengamanan pencoblosan pemilu 17 April. 

Kepala Satpol PP Wonogiri Waluyo mengatakan, sedikitnya ada 1.032 personel Linmas. Mereka tersebar di masing-masing kantor desa/kelurahan sebanyak tiga orang, dan di kantor kecamatan enam orang.

“Di Wonogiri ada 294 desa/kelurahan dan 25 kecamatan," jelasnya usai apel HUT ke-100 Pemadam Kebakaran (Damkar), HUT ke-69 satpol PP, dan HUT ke-57 Linmas tingkat kabupaten di Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Jumat (22/3). 

Selama pemilu, Linmas akan bertugas tiga hari. Yakni saat persiapan pencoblosan surat suara, hari H pencoblosan, dan penghitungan hasil coblosan. Per hari, mereka akan diberi honor Rp 50 ribu.

Personel Linmas juga ada yang ditempatkan sebagai petugas ketertiban (gastib) di tempat pemungutan suara (TPS). Masing-masing TPS dijaga dua personel. "Ada 3.913 TPS. Jadi total Linmas ada 7.826 personel. Honornya dari KPU (Komisi Pemilihan Umum Wonogiri, Red)," kata Waluyo. 

Sekretaris KPU Wonogiri Supardi menjelaskan, Gastib bertugas selama satu hari saat pencoblosan dan bakal mendapat honor Rp 300 ribu. “Hanya saja, saat ini sedang menunggu hasil revisi dari KPU pusat. Yang menjadi keluhan adalah honor Gastib tidak sebanding dengan risikonya,” jelas dia. (kwl/yan)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia