Kamis, 18 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Kampus Susun Strategi Kuasai Pasar Ekspor

23 Maret 2019, 19: 08: 20 WIB | editor : Perdana

MODERN: Garmen menjadi fokus penelitian tim UNS untuk dongkrak ekspor.

MODERN: Garmen menjadi fokus penelitian tim UNS untuk dongkrak ekspor. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sebanyak 11 perguruan tinggi negeri (PTN), memberikan masukan untuk memajukan perekonomian, di antaranya strategi peningkatan daya saing ekspor.

Belasan PTN yang tergabung dalam University Network for Indonesia Export Development atau asosiasi perguruan tinggi untuk pengembangan ekspor Indonesia yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Udayana Bali, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Masing-masing perguruan tinggi menyampaikan hasil analisa. Bukan hanya terkait strategi peningkatan daya saing, tapi, juga negara-negara sebagai pasar yang potensial untuk produk sebagai objek kajian,” beber Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UNS Widodo Muktiyo di kampus setempat kemarin (22/3).

Menurutnya, mayoritas kajian PTN menyatakan kebijakan kepabeanan sangat menentukan peningkatan nilai ekspor. Tim dari UNS meneliti tentang garmen sebagai salah satu ekspor unggulan Indonesia.

“Mayoritas bahan dan peralatan pembuatan tekstil masih impor. Sehingga sangat berpengaruh pada harga sebagai penentu daya saing,” terangnya.

Sekadar informasi, tekstil dan produk Tekstil menjadi penyumbang devisa nomor dua nonmigas di Indonesia. Meski begitu, permintaan tekstil dan produk tekstil untuk ekspor tidak mengalami kenaikan siginifikan.

Sebab itu, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mendorong seluruh pelaku usaha tekstil mencoba pasar ekspor dengan menggunakan bahan premium.

"Persaingan industri tekstil semakin ketat. Salah satunya adalah menggunakan bahan baku yang tidak merusak lingkungan,” jelas Wakil Ketua API Jawa Tengah Lilik Setiawan belum lama ini. 

Di Jawa Tengah, lanjutnya, industri tekstil yang telah menggunakan bahan katun premium adalah Sritex Group, Dan Liris, Argo Pantes, dan Tyfountex Indonesia. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia