Selasa, 15 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Bawaslu Kekurangan 68 Pengawas

23 Maret 2019, 19: 19: 25 WIB | editor : Perdana

ARTIS LOKAL: Sosialisasi partisipatif pemilu Bawaslu Karanganyar dikemas dalam pentas seni di Alun – alun Karanganyar Rabu (20/3).

ARTIS LOKAL: Sosialisasi partisipatif pemilu Bawaslu Karanganyar dikemas dalam pentas seni di Alun – alun Karanganyar Rabu (20/3). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Karanganyar masih kekurangan 68 anggota pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kekurangan itu tersebar di lima kecamatan.

Divisi Organisasai dan Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Karanganyar Sudarsono mengatakan, batas akhir rekrutmen anggota pengawas yang ditetapkan Bawaslu Pusat berakhir Senin (25/3) mendatang. Namun hingga kini masih kekurangan 68 pengawas dari jumlah kuota 3.149 orang. Kekurangan tersebut tersebar di lima kecamatan, yakni Colomadu, Jenawi, Jumantono, Karanganyar Kota, dan Kebakramat.

”Padahal Senin 25 Maret besuk akan kita lantik. Saat ini masih kurang 68 orang pengawas yang akan disebar di TPS masing – masing wilayah,” terang Sudarsono.

Dijelaskan, kekurangan tersebut lantaran dalam perekrutan terkendala ketentuan umur. Selain itu, banyak pendaftaran yang masih aktif di organisasi politik. Meskipun waktu perekrutan tinggal tiga hari lagi, pihaknya optimis kekurangan tersebut segera terpenuhi.

”Kami mau terjun ke bawah, koordinasi dengan panwascam supaya mencari anggota atau pengawas TPS, yang  belum terpenuhi,” ungkapnya.

Ketua Bawaslu Karanganyar Nuning Ritwanita Priliastuti menambahkan, sosialisasi terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah pemilih. Salah satunya menggelar kesenian tradisional Reog dan Orkes Melayu di Plasa Alun-Alun Karanganyar, Rabu  (20/3) malam.

”Kami berharap peran serta masyarakat untuk mengawasi proses pemilu bisa lebih baik. Tidak hanya petugas saja yang mengawasi, masyarakat juga bisa jadi pengawas,” jelas Nuning. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia